Gebrakan Pramono Mulai dari Sempurnakan KJP-KJMU hingga Perluasan Akses Transportasi Umum
Sabtu, 22 Februari 2025 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
Dia berharap pada 2045 mendatang Jakarta bisa menjadi Top Global 20 melalui kolaborasi antara eksekutif dan legislatif.
"Membangun Jakarta adalah melanjutkan kesinambungan kepemimpinan yang ada. Tidak boleh terputus-putus. Kebetulan hadir para gubernur sebelum saya, hal-hal yang baik dari Bang Yos, Bang Foke, Pak Ahok, dan Mas Anies akan saya lanjutkan. Kami akan melihat untuk kebaikan warga Jakarta," ungkapnya.
Sesuai visi Jakarta yang sudah dirumuskan dalam undang-undang, Jakarta akan menjadi kota global dan pusat perekonomian utama di Indonesia yang berkelanjutan.
Terpenting, misi mewujudkan ruang kota layak huni berketahanan dan berkelanjutan serta mewujudkan konektivitas dan sinergi kegiatan ekonomi sosial dan budaya.
"Mari kita selesaikan agenda terpenting yaitu menyelesaikan tantangan perkotaan dan perbaikan fundamental Jakarta seperti akses penataan permukiman, masalah air bersih, masalah banjir, masalah polusi udara, masalah kemacetan, dan berbagai masalah lainnya. Inilah yang nantinya menjadi tugas kita bersama," ujar Pramono.
Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu juga menyampaikan pentingnya Jakarta mempunyai ikon identitas kebudayaan kedaerahan seperti pada pintu gerbang pembatas antarkecamatan, antarkota yang dihiasi dengan ornamen Betawi.
"Saya kira jika nanti Jakarta bukan lagi sebagai ibu kota negara, maka akan jadi ibu kota ASEAN. Karena memang ibu kota ASEAN ada di sini. Selama ini tidak pernah kita branding jadi ibu kota ASEAN," ucapnya.
"Membangun Jakarta adalah melanjutkan kesinambungan kepemimpinan yang ada. Tidak boleh terputus-putus. Kebetulan hadir para gubernur sebelum saya, hal-hal yang baik dari Bang Yos, Bang Foke, Pak Ahok, dan Mas Anies akan saya lanjutkan. Kami akan melihat untuk kebaikan warga Jakarta," ungkapnya.
Sesuai visi Jakarta yang sudah dirumuskan dalam undang-undang, Jakarta akan menjadi kota global dan pusat perekonomian utama di Indonesia yang berkelanjutan.
Terpenting, misi mewujudkan ruang kota layak huni berketahanan dan berkelanjutan serta mewujudkan konektivitas dan sinergi kegiatan ekonomi sosial dan budaya.
"Mari kita selesaikan agenda terpenting yaitu menyelesaikan tantangan perkotaan dan perbaikan fundamental Jakarta seperti akses penataan permukiman, masalah air bersih, masalah banjir, masalah polusi udara, masalah kemacetan, dan berbagai masalah lainnya. Inilah yang nantinya menjadi tugas kita bersama," ujar Pramono.
Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu juga menyampaikan pentingnya Jakarta mempunyai ikon identitas kebudayaan kedaerahan seperti pada pintu gerbang pembatas antarkecamatan, antarkota yang dihiasi dengan ornamen Betawi.
"Saya kira jika nanti Jakarta bukan lagi sebagai ibu kota negara, maka akan jadi ibu kota ASEAN. Karena memang ibu kota ASEAN ada di sini. Selama ini tidak pernah kita branding jadi ibu kota ASEAN," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :