Banyuwangi Kini Punya Pusat Penelitian dan Pengembangan Kakao Berkelanjutan
Selasa, 18 Februari 2025 - 18:52 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, luas total Kebun Kendenglembu, Banyuwangi adalah 220,3 hektare (ha). Kebun Kendenglembu mengusung konsep budidaya regenerative agriculture, baik untuk kakao edel maupun kakao bulk.
Baca juga: 8 Fakta Konsumsi Cokelat, Melawan Kolesterol Jahat hingga Meringankan Efek Alzheimer
Kebun Kendenglembu telah lama dikenal sebagai kebun penghasil kakao edel terbaik di Indonesia, sehingga center of excellence diseminatif ini tetap mengusung kakao edel dalam strategi pengembangannya.
Ketua PMO Kopi dan Kakao Nusantara Dwi Sutoro menyatakan bahwa peluncuran Center of Excellence ini merupakan wujud komitmen semua stakeholders dalam memperkuat peran BUMN sebagai agen pembangunan sektor perkebunan nasional.
Melalui pendekatan berbasis riset dan kemitraan strategis, PMO ingin mendorong industri kakao agar mengalami peningkatan baik dari segi produktivitas maupun daya saing global.
"Apalagi 99,6% kakao Indonesia diproduksi oleh petani rakyat yang perlu kita support. Kita ingin Center of Excellence Kakao Indonesia ini bisa menjadi one-stop solution services bagi semua pihak,” ujar Dwi Sutoro yang juga merupakan Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara, dikutip Selasa (18/2/2025).
Baca juga: 8 Fakta Konsumsi Cokelat, Melawan Kolesterol Jahat hingga Meringankan Efek Alzheimer
Kebun Kendenglembu telah lama dikenal sebagai kebun penghasil kakao edel terbaik di Indonesia, sehingga center of excellence diseminatif ini tetap mengusung kakao edel dalam strategi pengembangannya.
Ketua PMO Kopi dan Kakao Nusantara Dwi Sutoro menyatakan bahwa peluncuran Center of Excellence ini merupakan wujud komitmen semua stakeholders dalam memperkuat peran BUMN sebagai agen pembangunan sektor perkebunan nasional.
Melalui pendekatan berbasis riset dan kemitraan strategis, PMO ingin mendorong industri kakao agar mengalami peningkatan baik dari segi produktivitas maupun daya saing global.
"Apalagi 99,6% kakao Indonesia diproduksi oleh petani rakyat yang perlu kita support. Kita ingin Center of Excellence Kakao Indonesia ini bisa menjadi one-stop solution services bagi semua pihak,” ujar Dwi Sutoro yang juga merupakan Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara, dikutip Selasa (18/2/2025).
Lihat Juga :