Perseteruan 2 Keraton hingga Pemberontakan Mertua Pangeran Diponegoro Bikin Gubernur Jenderal Belanda Pusing
Selasa, 11 Februari 2025 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
Pada peristiwa tersebut, dua warga sipil di bawah kekuasaan Surakarta terbunuh dan satu terluka. Ketika itu, terdapat berulang kali perampokan di Madiun dan Ponorogo sehingga pertempuran sering berlangsung.
Menurut babad, Ponorogo kerap kalah kekuatan dibandingkan Madiun karena ibu kotanya tidak dijaga benteng seperti milik Madiun.
Friksi ini diperparah dengan perselisihan antara dua keraton yakni Surakarta dan Yogyakarta. Pada masa ini banyak terjadi perselisihan di antara Surakarta dan Yogyakarta.
Babad Ngayogyakarta mencatat Daendels menganggap kasus ini penting dan pada akhirnya mengharapkan kompromi di antara Sultan Yogyakarta dan Sunan Surakarta.
Sultan menolak keterlibatan ini dan ingin menyelesaikannya dengan cara biasa dengan menghadirkan komite gabungan dari dua pihak (Yogyakarta dan Surakarta) di hadapan pejabat Eropa. Investigasi ini pada akhirnya memutuskan bahwa Raden Ronggo bersalah.
Menurut babad, Ponorogo kerap kalah kekuatan dibandingkan Madiun karena ibu kotanya tidak dijaga benteng seperti milik Madiun.
Friksi ini diperparah dengan perselisihan antara dua keraton yakni Surakarta dan Yogyakarta. Pada masa ini banyak terjadi perselisihan di antara Surakarta dan Yogyakarta.
Babad Ngayogyakarta mencatat Daendels menganggap kasus ini penting dan pada akhirnya mengharapkan kompromi di antara Sultan Yogyakarta dan Sunan Surakarta.
Sultan menolak keterlibatan ini dan ingin menyelesaikannya dengan cara biasa dengan menghadirkan komite gabungan dari dua pihak (Yogyakarta dan Surakarta) di hadapan pejabat Eropa. Investigasi ini pada akhirnya memutuskan bahwa Raden Ronggo bersalah.
Lihat Juga :