alexametrics

Babura Selayang Meluap, Ratusan Rumah di Bantaran Sungai Terendam

loading...
Babura Selayang Meluap, Ratusan Rumah di Bantaran Sungai Terendam
Anggota Sabhara Polrestabes Medan melakukan pemantauan kenaikan debit air di sepanjang aliran Sungai Deli, Kota Medan, Sabtu (15/2/2020). (Foto/Istimewa/Sartana Nasution)
A+ A-
MEDAN - Hujan yang mengguyur kawasan pegunungan dan Medan cukup lama sejak pagi hari hingga siang, mengakibatkan debit air Sungai Babura Selayang, meluap.

Akibatnya, seratusan rumah panggung milik warga yang berada di bantaran sungai Babura, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang terendam banjir setinggi antara 80-100 cm, Sabtu (15/2/2020).

(Baca juga: Pemprov Sumut Dukung Penataan Kawasan Heritage Kota Medan)



Hal itu kerap terjadi jika intensitas hujan cukup tinggi. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemprovsu, Ari mengatakan, dengan musibah ini, masyarakat sudah mandiri dengan cara pindah ke wilayah yang lebih tinggi.

"Pemahaman masyarakat sudah cukup baik, sebelum air meluap sudah mengevakuasi diri ke wilayah yang lebih aman," kata Ari.

Dia menuturkan saat ini petugas masih terus melakukan pemantauan terkait kondisi Sungai Babura. Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan sudah berada di lokasi.

Sementara itu, Satuan Sabhara Polrestabes Medan melakukan pemantauan kenaikan debit air di sepanjang aliran Sungai Deli, Kota Medan, Sabtu (15/2/2020).

Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar mengatakan, kegiatan dilakukan untuk memantau kenaikan debit air di sepanjang aliran Sungai Deli.

"Titik pemantauan dan penempatan personil serta peralatan dimulai dari Sungai Deli sekitar Jalan Under Pass Titi Kuning," kata AKBP Sonny W Siregar.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan Sat Sabhara Polrestabes Medan, ungkap AKBP Sonny, ada sedikit kenaikan debit air Sungai Deli akibat turunnya hujan cukup lama.

Mengantisipasi terjadinya banjir, kata AKBP Sonny, personel Satuan Sabhara Polrestabes Medan dan peralatan SAR telah stand by di seputaran titik pemantauan.

Berdasar informasi dihimpun, meskipun air sudah cukup tinggi, pemerintah daerah belum tampak mendirikan posko bagi warga setempat. Yang tampak hanya petugas gabungan melakukan pemantauan dan koordinasi lintas instansi.

Seperti diketahui, cuaca kota medan saat ini terjadi hujan turun sejak pukul 06.30 WIB hingga siang pukul 12.30 WIB, dengan intensitas rendah dan merata.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak