Miris, Kakak Beradik di Makassar Dirantai dan Disiksa Orang Tua

Sabtu, 08 Februari 2025 - 17:26 WIB
loading...
Miris, Kakak Beradik...
Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto menjenguk anak korban penyiksaan oleh orang tuanya. FOTO/LEO MUHAMMAD NUR
A A A
MAKASSAR - Warga Kota Makassar digegerkan dengan kasus kekerasan berat yang dialami dua anak kakak beradik. Kedua korban mengalami penyiksaan mengerikan, termasuk disiram air panas hingga menimbulkan luka bakar serius di seluruh tubuh mereka.

Kejadian ini terjadi di sebuah kontrakan di Wisma Permata, Jalan Flores, Kota Makassar, yang menjadi tempat mereka tinggal bersama orang tua. Tidak hanya disiksa fisik, kedua anak tersebut juga diduga dirantai dan disekap di dalam kamar mandi.

Kasus ini pertama kali terungkap setelah mendapat perhatian dari warga sekitar yang melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Miris, Kakak Beradik di Makassar Dirantai dan Disiksa Orang Tua

Orang tua korban. FOTO/LEO MUHAMMAD NUR

Menanggapi kejadian ini, aparat kepolisian segera bertindak cepat. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar melakukan pemeriksaan intensif terhadap enam orang saksi yang terdiri dari orang tua korban, saudara, dan tetangga.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi empat orang terduga pelaku dalam kasus ini, dua di antaranya merupakan orang dewasa dan dua lainnya masih di bawah umur.

"Total saksi yang sudah diperiksa oleh pihak Satreskrim sudah ada enam orang. Kami juga telah memetakan peran masing-masing saksi dalam kasus ini," ujar AKBP Restu Wijayanto, dalam keterangannya.

Saat ini, kedua korban masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Mereka mengalami luka bakar serius akibat disiram air panas dan diduga kekurangan gizi. Korban sedang dalam tahap pemulihan pasca-operasi. Kapolres juga menegaskan bahwa biaya perawatan korban sepenuhnya akan ditanggung oleh Polres Pelabuhan Makassar.

"Kami sangat konsen dengan pemulihan kesehatan kedua korban. Saat ini, mereka masih dalam tahap pemulihan dan dipantau oleh dokter ahli, termasuk dokter anak dan ahli gizi," tambah AKBP Restu Wijayanto.

Meskipun enam saksi telah diperiksa, penyidik berencana untuk memeriksa saksi lain, termasuk tetangga yang pertama kali mengetahui kondisi korban. Polisi juga akan mengambil keterangan langsung dari kedua korban dalam waktu dekat, dengan pendampingan yang ketat, mengingat kondisi fisik mereka yang masih lemah.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat yang mengungkapkan keprihatinan mendalam atas nasib kedua korban. Banyak pihak berharap agar proses hukum berjalan transparan, memberikan keadilan bagi korban, serta memastikan pemulihan yang maksimal bagi mereka.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
Atasi Persoalan Sampah,...
Atasi Persoalan Sampah, Pembangunan PSEL di Makassar Harus Segera Terealisasi
Infrastruktur Dinilai...
Infrastruktur Dinilai Belum Siap, Investasi Peternakan Ayam Disarankan Ditunda
Daycare Little Aresha...
Daycare Little Aresha Jogja Dipastikan Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Sahroni Desak Semua...
Sahroni Desak Semua Pengurus Daycare Yogyakarta yang Terlibat dalam Dugaan Penganiayaan Anak Dipidana
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dipukul hingga Disetrum Israel, DPR: Melewati Batas Kepantasan dan Kemanusiaan
Hakim Terseret Kasus...
Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Jogja, Menko PMK: Proses Hukum di Polisi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan ESDM Jamin Pasokan Energi Jelang Idulfitri di Sulsel
Rekomendasi
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Berita Terkini
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved