JICT Komitmen Persingkat Waktu Singgah Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok
Jum'at, 07 Februari 2025 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ade, sepanjang 2024, JICT menangani lebih dari 2 juta TEUS (setara ukuran 20 kaki) volume petikemas ekspor impor di Tanjung Priok. Tren peningkatan volume tersebut diproyeksikan akan terus bertambah pada 2025.
Baca juga: Ujung Tombak Perekonomian RI, Volume JICT 2024 Tembus 2,2 Juta TEUS
Hal ini dapat terlihat dari kedatangan Kapal Baru (Maiden Voyage) CMA CGM Kauri yang bersandar di terminal petikemas tersibuk di Indonesia tersebut. CMA CGM Kauri menghubungkan rute pelabuhan di Tiongkok Utara dan Filipina dengan pelabuhan di Indonesia melalui JICT.
Menurut Ade, kedatangan Kapal CMA CGM Kauri menandakan peningkatan kepercayaan dari pengguna jasa terhadap pelayanan di terminal petikemas tersebut.
“Kami merasa terhormat sekaligus berterima kasih atas new service dari CMA CGM Kauri. Semoga JICT dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa kami,” ujar Ade.
Baca juga: Ujung Tombak Perekonomian RI, Volume JICT 2024 Tembus 2,2 Juta TEUS
Hal ini dapat terlihat dari kedatangan Kapal Baru (Maiden Voyage) CMA CGM Kauri yang bersandar di terminal petikemas tersibuk di Indonesia tersebut. CMA CGM Kauri menghubungkan rute pelabuhan di Tiongkok Utara dan Filipina dengan pelabuhan di Indonesia melalui JICT.
Menurut Ade, kedatangan Kapal CMA CGM Kauri menandakan peningkatan kepercayaan dari pengguna jasa terhadap pelayanan di terminal petikemas tersebut.
“Kami merasa terhormat sekaligus berterima kasih atas new service dari CMA CGM Kauri. Semoga JICT dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa kami,” ujar Ade.
Lihat Juga :