Kisah Ken Arok Lahir dari Rahim Ken Ndok hingga Jadi Penguasa Kerajaan Singasari
Jum'at, 31 Januari 2025 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Karena selama sepuluh tahun tak pernah "disentuh", akhirnya Ken Ndok berpaling hati dengan seorang pemuda yang kebetulan menolongnya saat mendapat kecelakaan di hutan.
Baca juga: Riwayat Ken Arok dan Kutukan Keris Empu Gandring
Pemuda itu bernama Gajah Para. Sampai akhirnya, Gajah Para difitnah telah menghamili Ken Ndok karena seringnya mereka bersama.
Padahal, menurut kajian Ki J. Padmapuspita, Ken Ndok hamil oleh seorang resi cabul yang berhasil menghipnotisnya hingga tertidur, dan menyetubuhi Ken Ndok. Merasa bukan pelakunya, Gajah Para tidak mengakui anak yang dikandung Ken Ndok.
Hal ini membuat Ken Ndok merasa malu, dan lari dari Girilaya ke sebuah daerah tersembunyi.
Di sana, Ken Ndok mengakui bahwa anak yang dikandungnya itu adalah anak Dewa Brahma, sehingga Ken Ndok dianggap gila dan diusir dari daerah tersebut. Sesampainya di daerah pekuburan, mungkin karena sudah waktunya, akhirnya Ken Ndok melahirkan bayi tersebut.
Namun ia meninggalkan bayi itu begitu saja di tengah pekuburan. Hingga lewatlah seorang pencuri yang bernama Ki Lembong, lalu memungut anak tersebut, dan memberinya nama Temon karena anak tersebut hasil temuan.
Baca juga: Riwayat Ken Arok dan Kutukan Keris Empu Gandring
Pemuda itu bernama Gajah Para. Sampai akhirnya, Gajah Para difitnah telah menghamili Ken Ndok karena seringnya mereka bersama.
Padahal, menurut kajian Ki J. Padmapuspita, Ken Ndok hamil oleh seorang resi cabul yang berhasil menghipnotisnya hingga tertidur, dan menyetubuhi Ken Ndok. Merasa bukan pelakunya, Gajah Para tidak mengakui anak yang dikandung Ken Ndok.
Hal ini membuat Ken Ndok merasa malu, dan lari dari Girilaya ke sebuah daerah tersembunyi.
Di sana, Ken Ndok mengakui bahwa anak yang dikandungnya itu adalah anak Dewa Brahma, sehingga Ken Ndok dianggap gila dan diusir dari daerah tersebut. Sesampainya di daerah pekuburan, mungkin karena sudah waktunya, akhirnya Ken Ndok melahirkan bayi tersebut.
Namun ia meninggalkan bayi itu begitu saja di tengah pekuburan. Hingga lewatlah seorang pencuri yang bernama Ki Lembong, lalu memungut anak tersebut, dan memberinya nama Temon karena anak tersebut hasil temuan.
Lihat Juga :