Siapa Pemilik HGB Laut Sidoarjo? Ini Penjelasan Menteri ATR Nusron Wahid
Minggu, 26 Januari 2025 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tak Hanya di Tangerang, Kapling HGB Juga Terjadi di Laut Sidoarjo, Luasnya 656 Hektare
Masih dalam penjelasannya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nusron Wahid mengungkap tiga bidang SHGB itu dimiliki atas nama beberapa PT.
Di antaranya PT Surya Intipertama (285,16 hektare), PT Semeru Cemerlang (152,36 hektare), dan PT Surya Intipermata (219,31 hektare).
Menariknya, SHGB tadi diterbitkan pada tahun 1996 dan 1999. Rinciannya adalah SHGB pertama keluar pada 2 Agustus 1996, kedua pada 15 Agustus 1996, dan ketiga pada 26 Oktober 1999.
Lebih jauh, Nusron menilai HGB itu kemungkinan dikeluarkan karena dulunya kawasan di sana berbentuk tambak. Dia menyebut sudah mencocokkan peta kawasan geografis wilayah tersebut pada tahun 90-an dan sesudahnya dengan hasil memang ada perubahan bentuk geografis yang semula tambak menjadi laut.
Masih dalam penjelasannya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nusron Wahid mengungkap tiga bidang SHGB itu dimiliki atas nama beberapa PT.
Di antaranya PT Surya Intipertama (285,16 hektare), PT Semeru Cemerlang (152,36 hektare), dan PT Surya Intipermata (219,31 hektare).
Menariknya, SHGB tadi diterbitkan pada tahun 1996 dan 1999. Rinciannya adalah SHGB pertama keluar pada 2 Agustus 1996, kedua pada 15 Agustus 1996, dan ketiga pada 26 Oktober 1999.
Lebih jauh, Nusron menilai HGB itu kemungkinan dikeluarkan karena dulunya kawasan di sana berbentuk tambak. Dia menyebut sudah mencocokkan peta kawasan geografis wilayah tersebut pada tahun 90-an dan sesudahnya dengan hasil memang ada perubahan bentuk geografis yang semula tambak menjadi laut.
Lihat Juga :