alexametrics

Gagal Gasak Rp150 Juta Uang Bos Karet, 1 Perampok Diamuk Massa

loading...
Gagal Gasak Rp150 Juta Uang Bos Karet, 1 Perampok Diamuk Massa
Indra (35) salah satu pelaku perampokan uang senilai Rp150 juta milik pengusaha karet sempat menjadi bulan-bulanan warga Kampung Pasir Roko, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten. Foto Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SERANG - Indra (35) salah satu pelaku perampokan uang senilai Rp150 juta milik pengusaha karet sempat menjadi bulan-bulanan warga Kampung Pasir Roko, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten. Pelaku berhasil diamankan warga setelah korban berhasil menggagalkan aksinya saat mengambil uang Rp150 juta yang disimpan di bawah jok mobil saat terparkir di rumahnya. (Baca: IDI Sidak Pengobatan Ningsih Tinampi, Ini Fakta yang Ditemukan)

"Korban sudah dibuntuti sama si pelaku sejak mengambil uang dari bank, sampai di rumah korban keluar dari mobil. Setelah keluar, pelaku tiba-tiba membuka pintu mobil, akhirnya langsung mengambil uang di dalam mobil yang dibungkus kresek, jumlah uang Rp150 juta," ujar Kapolsek Cimarga Iptu Ahmad Rifai saat dikonfirmasi, Rabu (5/2/2020).

Saat pelaku mengambil uang tersebut, kata Kapolsek, istri korban Fitri melihat dan langsung berteriak bahwa ada maling. Warga yang mendengar teriakan langsung mengejar pelaku dan berhasil menangkap satu pelaku.



"Karena pelaku sempat ditendang dan jatuh, akhirnya ditangkap sama warga masyarakat di situ. Uang berhasil diamankan sementara tiga orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri," kata Kapolsek.

Pelaku yang sempat menjadi bulan-banan warga itu pun langsung diamankan ke Mapolsek Cimarga beserta barang bukti berupa satu unit motor Yamaha Nmax milik pelaku, satu unit mobil Toyota lgx warna biru milik korban, dan kunci leter T.

"Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan guna mengejar pelaku lainnya yang kabur," tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak