Disekap di Myanmar, Eks Anggota DPRD Indramayu Minta Bantuan Presiden Prabowo
Jum'at, 17 Januari 2025 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Terkait video yang beredar tersebut, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Asep Kurniawan membenarkan bahwa salah satu dari empat WNI yang tampak dalam video itu adalah Robi'in, mantan anggota DPRD Indramayu.
Baca juga: Anggota DPRD Indramayu Dihukum 8 Tahun Penjara, Terbukti Jadi Dalang Tragedi Berdarah di Lahan Tebu
Menurutnya, berdasarkan data identitas yang dilaporkan ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), terdapat kesamaan antara wajah yang terlihat dalam video dengan foto Robi’in.
"Terkait video yang beredar, salah satu dari empat orang tersebut diduga warga Indramayu. Karena berdasarkan laporan kami ke Kemenlu dan BP2MI, terdapat kemiripan antara foto Robi'in dengan salah satu wajah di video tersebut," ujar Asep, saat di temui di kantornya, Jum'at (17/1/2025).
Dalam hal ini, Asep menyatakan, bahwa pihaknya kini terus berupaya memfasilitasi pemulangan Robi’in dengan melakukan koordinasi yang intens antara pemerintah pusat, daerah, serta keluarga korban.
“Kami sudah berkoordinasi dengan KBRI di Yangon, dan upaya pemulangan masih terus dilakukan. Kami berharap segera ada kabar baik untuk rencana pemulangan mereka,” kata Asep.
Di sisi lain, Asep menjelaskan, bahwa kondisi konflik dan ketidakstabilan keamanan yang terjadi di Myanmar merupakan tantangan signifikan dalam proses pemulangan.
Baca juga: Anggota DPRD Indramayu Dihukum 8 Tahun Penjara, Terbukti Jadi Dalang Tragedi Berdarah di Lahan Tebu
Menurutnya, berdasarkan data identitas yang dilaporkan ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), terdapat kesamaan antara wajah yang terlihat dalam video dengan foto Robi’in.
"Terkait video yang beredar, salah satu dari empat orang tersebut diduga warga Indramayu. Karena berdasarkan laporan kami ke Kemenlu dan BP2MI, terdapat kemiripan antara foto Robi'in dengan salah satu wajah di video tersebut," ujar Asep, saat di temui di kantornya, Jum'at (17/1/2025).
Dalam hal ini, Asep menyatakan, bahwa pihaknya kini terus berupaya memfasilitasi pemulangan Robi’in dengan melakukan koordinasi yang intens antara pemerintah pusat, daerah, serta keluarga korban.
“Kami sudah berkoordinasi dengan KBRI di Yangon, dan upaya pemulangan masih terus dilakukan. Kami berharap segera ada kabar baik untuk rencana pemulangan mereka,” kata Asep.
Di sisi lain, Asep menjelaskan, bahwa kondisi konflik dan ketidakstabilan keamanan yang terjadi di Myanmar merupakan tantangan signifikan dalam proses pemulangan.
Lihat Juga :