JPW Sebut Klitih Merajalela karena Maraknya Geng Pelajar dan Miras

Rabu, 05 Februari 2020 - 12:51 WIB
JPW Sebut Klitih Merajalela...
JPW Sebut Klitih Merajalela karena Maraknya Geng Pelajar dan Miras
A A A
YOGYAKARTA - Jogjakarta Police Watch (JPW) menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan kejahatan jalanan atau yang disebut klitih tetap terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Padahal sudah ada tindakan tegas, seperti vonis hakim yang sudah cukup tinggi hingga patroli dan razia polisi. Namun tetap saja tidak membuat pelaku klitih jera. (Baca juga: Pelajar di Yogya Jadi Korban Klitih, Tangannya Alami Luka Bacok)

"Faktor-faktor mengapa klitih sulit diberantas sampai ke akar-akarnya, di antaranya adanya geng pelajar, minuman keras (miras) dan tidak adanya tindakan preventif," kata Kepala Divisi Humas JPW Baharudin Kamba, Rabu (5/2/2020).

Dia menjelaskan bahwa klitih sulit diberantas sampai keakar-akarnya diduga disebabkan karena banyaknya geng-geng pelajar di Yogyakarta dan maraknya peredaran miras. Kebanyakan pelaku klitih selain faktor lingkungan dan keluarga yang broken home juga terpengaruh miras. "Tapi hal itu tidak dapat jadi alasan dan pembenar untuk melakukan klitih," jelasnya. (Baca juga: Sebar Video Hoaks Klitih, Warga Depok Sleman Terancam 6 Tahun Bui)

Menurut Baharudin, mata rantai klitih tetap ada setiap saat jika tidak ada tindakan preventif untuk mencegahnya. Salah satu caranya adalah ketegasan orangtua. Artinya, jika ada keluar malam dengan tanpa tujuan jelas, maka harus dicegah. Termasuk tindakan dari pihak sekolah berupa dikeluarkannya anak dari sekolah jika terbukti terlibat klitih.

"Untuk itu diharapkan Satgas Antiklitih jika nantinya dibentuk tidak ibarat layu sebelum berkembang, tetapi benar-benar efektif. Termasuk anggaran Danais dapat digunakan untuk mencegah klitih dengan catatan penggunaannya benar-benar efektif dan transparan," tandasnya.

Sebelumnya, Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar saat menemui dukungan Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) Yogyakarta berantas klitih di Mapolda DIY, Senin (3/2/2020) mengatakan bahwa untuk mencegah kejahatan jalanan, Polda DIY telah melakukan upaya preemtif dan preventif.

Upaya preemtif seperti penyuluhan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan sekolah. Sedangkan upaya preventif dilakukan dengan melakukan razia di jalanan setiap malam.

Namun, dia tetap berharap masyarakat dapat melakukan pemantauan di lingkungan masing-masing mengenai keberadaan remaja yang berpotensi melakukan kejahatan jalanan. "Penanganan kejahatan jalanan memang membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk warga Yogyakarta," tegasnya.
(shf)
Berita Terkait
Pelajar Bikin Hoaks...
Pelajar Bikin Hoaks Darurat Klitih di Wonosari, Alasannya Biar Followernya Bertambah
Geng Motor Kian Brutal,...
Geng Motor Kian Brutal, Kapolrestabes Bandung: Saya Libas, Sikat!
5 Pelaku Klitih di Jogja...
5 Pelaku Klitih di Jogja yang Tewaskan Anak Anggota DPRD Kebumen Ditangkap
3 Bocah Pelaku Klitih...
3 Bocah Pelaku Klitih Ditangkap Warga Sleman Usai Mabuk dan Ayunkan Senjata Tajam
Ungkap Kejanggalan,...
Ungkap Kejanggalan, Orang Tua Terpidana Kasus Klitih Mengadu Ke PP Muhammadiyah
Marak Geng Motor, Kapolda...
Marak Geng Motor, Kapolda Jabar Instruksikan Jajaran Bersikap Tegas
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
4 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved