Quay Container Crane dari Pelabuhan Tanjung Priok Direlokasi ke Pelabuhan Bagendang
Jum'at, 10 Januari 2025 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
Crane itu diangkut dengan Kapal Tongkang Virgo Sejati 277 yang ditarik oleh Tug Boat Virgo Sejati 378. “Seluruh awak kapal, termasuk nakhoda dan sembilan kru lainnya selamat dalam insiden ini dan dapat melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Bagendang,” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit M. Hermawan.
Hermawan menuturkan, insiden tersebut disebabkan cuaca buruk dengan angin kencang dan gelombang setinggi 2,5 meter di lokasi kejadian pada koordinat 04°30.447’S/110°18.428’E. Ia mengatakan, lokasi tenggelamnya crane berada di perairan laut dalam sehingga tidak mengganggu alur pelayaran.
Kepala KSOP Utama Tanjung Priok M. Takwim Masuku mengatakan, kapal pengangkut telah memenuhi semua prosedur pemenuhan kelaiklautan kapal, persyaratan keselamatan, pencegahan pencemaran, keamanan untuk berlayar, pengawakan, pemuatan serta status hukum kapal. “Kapal sudah melalui proses inspeksi pengamanan sesuai regulasi,” tuturnya.
Ardhy kembali menjelaskan, crane yang tenggelam itu telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan penuh. Rencana awal, crane yang dikirim (yang kemudian terjatuh ke laut dan tenggelam) akan dioperasikan di Pelabuhan Bagendang pada Januari ini untuk meningkatkan layanan di sana.
Sebagai langkah lanjutan, Pelindo akan segera mengirimkan unit pengganti pada Juni 2025. “Kami berkomitmen memastikan kelancaran operasional Pelabuhan Bagendang dengan pengelolaan aset yang optimal dan dukungan terhadap peningkatan aktivitas bongkar muat. Ini adalah upaya kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa,” pungkasnya.
Hermawan menuturkan, insiden tersebut disebabkan cuaca buruk dengan angin kencang dan gelombang setinggi 2,5 meter di lokasi kejadian pada koordinat 04°30.447’S/110°18.428’E. Ia mengatakan, lokasi tenggelamnya crane berada di perairan laut dalam sehingga tidak mengganggu alur pelayaran.
Kepala KSOP Utama Tanjung Priok M. Takwim Masuku mengatakan, kapal pengangkut telah memenuhi semua prosedur pemenuhan kelaiklautan kapal, persyaratan keselamatan, pencegahan pencemaran, keamanan untuk berlayar, pengawakan, pemuatan serta status hukum kapal. “Kapal sudah melalui proses inspeksi pengamanan sesuai regulasi,” tuturnya.
Ardhy kembali menjelaskan, crane yang tenggelam itu telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan penuh. Rencana awal, crane yang dikirim (yang kemudian terjatuh ke laut dan tenggelam) akan dioperasikan di Pelabuhan Bagendang pada Januari ini untuk meningkatkan layanan di sana.
Sebagai langkah lanjutan, Pelindo akan segera mengirimkan unit pengganti pada Juni 2025. “Kami berkomitmen memastikan kelancaran operasional Pelabuhan Bagendang dengan pengelolaan aset yang optimal dan dukungan terhadap peningkatan aktivitas bongkar muat. Ini adalah upaya kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :