Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Jakut Gandeng Masyarakat Menuju AKB
Selasa, 01 September 2020 - 16:35 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Dok/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan perintahkan setiap pemerintah kota untuk meningkatkan kemampuan testing (pengujian), tracing (penelusuran) dan isolasi hingga treating (mengobati) atau T2IT. Tujuannya, untuk mencegah penyebaran Covid-19 menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB).
"Ada tiga hal yang yang harus dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19, yakni meningkatkan kemampuan T2IT atau testing (pengujian), tracing (penelusuran) dan isolasi hingga treating (mengobati)," kata Anies saat telekonference, Selasa (1/9/2020).
Untuk itu, Anies berharap, antara pemerintah dan masyarakat dapat berkoordinasi yang berkesinambungan menuju adaptasi baru nanti. (Baca juga: Positif Covid-19 Kabupaten Bekasi Tembus 1000 Orang, Klaster Industri Terbanyak )
"Untuk itu sangatlah diperlukan kemitraan yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk memunculkan inovasi dalam menghadapi pandemi Covid-19," tambahnya. (Baca juga: 126 Pegawai RSUP Persahabatan Positif COVID-19 dan 2 Meninggal )
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, dalam membentuk adaptasi kebiasaan baru (AKB), kemitraan pemerintah dengan masyarakat perlu ditingkatkan.
"Pemerintah perlu bermitra dengan masyarakat, tanpa ikut campur tangan masyarakat maka tidak akan bisa," ucapnya. (Baca juga: Usai Heboh Rhoma Irama di Bogor, Viral Acara Santunan Dihadiri Evie Tamala saat Pandemi )
"Ada tiga hal yang yang harus dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19, yakni meningkatkan kemampuan T2IT atau testing (pengujian), tracing (penelusuran) dan isolasi hingga treating (mengobati)," kata Anies saat telekonference, Selasa (1/9/2020).
Untuk itu, Anies berharap, antara pemerintah dan masyarakat dapat berkoordinasi yang berkesinambungan menuju adaptasi baru nanti. (Baca juga: Positif Covid-19 Kabupaten Bekasi Tembus 1000 Orang, Klaster Industri Terbanyak )
"Untuk itu sangatlah diperlukan kemitraan yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk memunculkan inovasi dalam menghadapi pandemi Covid-19," tambahnya. (Baca juga: 126 Pegawai RSUP Persahabatan Positif COVID-19 dan 2 Meninggal )
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, dalam membentuk adaptasi kebiasaan baru (AKB), kemitraan pemerintah dengan masyarakat perlu ditingkatkan.
"Pemerintah perlu bermitra dengan masyarakat, tanpa ikut campur tangan masyarakat maka tidak akan bisa," ucapnya. (Baca juga: Usai Heboh Rhoma Irama di Bogor, Viral Acara Santunan Dihadiri Evie Tamala saat Pandemi )
(mhd)
Lihat Juga :