Momen Tentara Belanda Terdesak Serbuan Rakyat Minahasa dengan Senjata Tak Terduga
Rabu, 25 Desember 2024 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
Serangan berlanjut ke Tataaran tanpa mendapatkan perlawanan berarti. Pasukan yang dipimpin Letnan Jacobus Helder membuka jalan bagi pasukan Levi Sanders melanjutkan serangan ke Tonsea Lama. Sekelompok kecil pasukan Minahasa yang sedang membangun pertahanan mencoba menahan kedatangan pasukan Belanda.
Di Tataaran, pasukan Belanda mendirikan markas komandonya. Karena kekuatan yang tidak seimbang, pasukan Minahasa tidak dapat menahan gerak maju pasukan Belanda. Sejumlah serdadu Belanda mendekati Temberan dan membendung aliran sungai itu.
Pasukan Minahasa yang mengetahui Belanda telah membangun kubu pertahanan di Tataaran segera melakukan serangan. Dengan menggunakan meriam kaliber 6 pon, pertahanan Belanda dihujani tembakan. Serangan itu mengejutkan pasukan Belanda yang tidak mengira pasukan Minahasa memiliki senjata seperti itu.
Sebelumnya, mereka menduga bahwa dalam pertempuran mereka akan menghadapi senjata tradisional (inlandsche wapen). Serangan itu menyebabkan pasukan Belanda yang telah mendekati Danau Tondano ditarik mundur.
Serangan tersebut mengubah rencana penyerbuan Belanda. Prediger mengirim utusan ke Minawanua dan mengundang para pemimpin Minahasa untuk mengadakan pertemuan karena Belanda terdesak oleh pasukan Minahasa.
Di Tataaran, pasukan Belanda mendirikan markas komandonya. Karena kekuatan yang tidak seimbang, pasukan Minahasa tidak dapat menahan gerak maju pasukan Belanda. Sejumlah serdadu Belanda mendekati Temberan dan membendung aliran sungai itu.
Pasukan Minahasa yang mengetahui Belanda telah membangun kubu pertahanan di Tataaran segera melakukan serangan. Dengan menggunakan meriam kaliber 6 pon, pertahanan Belanda dihujani tembakan. Serangan itu mengejutkan pasukan Belanda yang tidak mengira pasukan Minahasa memiliki senjata seperti itu.
Sebelumnya, mereka menduga bahwa dalam pertempuran mereka akan menghadapi senjata tradisional (inlandsche wapen). Serangan itu menyebabkan pasukan Belanda yang telah mendekati Danau Tondano ditarik mundur.
Serangan tersebut mengubah rencana penyerbuan Belanda. Prediger mengirim utusan ke Minawanua dan mengundang para pemimpin Minahasa untuk mengadakan pertemuan karena Belanda terdesak oleh pasukan Minahasa.
(jon)
Lihat Juga :