Momen Tentara Belanda Terdesak Serbuan Rakyat Minahasa dengan Senjata Tak Terduga

Rabu, 25 Desember 2024 - 08:06 WIB
loading...
Momen Tentara Belanda...
Buntunya perundingan antara pemimpin-pemimpin wilayah di Minahasa dengan Belanda memaksa bersiaga. Para walak atau tokoh wilayah setempat bersiap menghadapi segala kemungkinan serangan pasukan Belanda. Foto: Dok SINDOnews
A A A
BUNTUNYAperundingan antara pemimpin-pemimpin wilayah di Minahasa dengan Belanda memaksa bersiaga. Para walak atau tokoh-tokoh wilayah setempat bersiap menghadapi segala kemungkinan serangan pasukan Belanda.

Konsolidasi kekuatan dilakukan dengan mengirimkan pasukan ke Tondano untuk memperkuat pasukan yang ada. Pemimpin pasukan ditetapkan yakni Tewu dari walak Tondano yang dibantu Wailantukan, Walalangi, Rumaper, dan Rumambi.

Baca juga: Ketegasan Tokoh di Minahasa Tolak Berikan Beras ke Belanda hingga Pecah Peperangan

Mereka mengirim utusan ke Filipina melalui Atep untuk memperoleh perlengkapan senjata. Situasi yang sedang berlangsung di Filipina mendukung maksud dan tujuan Minahasa.

Ketika itu Inggris yakni Raffles memulai gerakan penyusupan dalam upaya menyebarkan pengaruh di Kepulauan Filipina, berawal dari Kepulauan Sulu, Filipina Selatan.

"Utusan itu kembali ke Minawanua dengan membawa serta senapan, meriam, dan amunisi yang diperoleh dengan cara barter," demikian dikutip dari Sejarah Nasional Indonesia IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia.

Kontak senjata pertama antara Minahasa dan Belanda terjadi di Tonsea Lama. Sebelumnya, sebuah serangan tiba-tiba menyebabkan Koya berhasil direbut dan menewaskan bekas kepala walak Korompis dan membakar perkampungan di Koya.

Serangan berlanjut ke Tataaran tanpa mendapatkan perlawanan berarti. Pasukan yang dipimpin Letnan Jacobus Helder membuka jalan bagi pasukan Levi Sanders melanjutkan serangan ke Tonsea Lama. Sekelompok kecil pasukan Minahasa yang sedang membangun pertahanan mencoba menahan kedatangan pasukan Belanda.

Di Tataaran, pasukan Belanda mendirikan markas komandonya. Karena kekuatan yang tidak seimbang, pasukan Minahasa tidak dapat menahan gerak maju pasukan Belanda. Sejumlah serdadu Belanda mendekati Temberan dan membendung aliran sungai itu.

Pasukan Minahasa yang mengetahui Belanda telah membangun kubu pertahanan di Tataaran segera melakukan serangan. Dengan menggunakan meriam kaliber 6 pon, pertahanan Belanda dihujani tembakan. Serangan itu mengejutkan pasukan Belanda yang tidak mengira pasukan Minahasa memiliki senjata seperti itu.

Sebelumnya, mereka menduga bahwa dalam pertempuran mereka akan menghadapi senjata tradisional (inlandsche wapen). Serangan itu menyebabkan pasukan Belanda yang telah mendekati Danau Tondano ditarik mundur.

Serangan tersebut mengubah rencana penyerbuan Belanda. Prediger mengirim utusan ke Minawanua dan mengundang para pemimpin Minahasa untuk mengadakan pertemuan karena Belanda terdesak oleh pasukan Minahasa.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Kepatuhan Pajak, Ini Skemanya
10 Akademi Militer Terbaik...
10 Akademi Militer Terbaik di Dunia, West Point Paling Bergengsi
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Rekomendasi
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Berita Terkini
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved