Peran Ulama Asal Sumatera di Balik Perjuangan Pangeran Diponegoro Lawan Belanda

Selasa, 10 Desember 2024 - 09:30 WIB
loading...
A A A
Letaknya hanya berjarak tiga kilometer dari Tegalrejo, dan tanahnya adalah bagian dari warisan keluarga Danurejan, yang berkerabat dekat dengan Diponegoro. Mereka kemudian menempatkan seorang guru agama di Melangi, yang mengabdi sebagai penasihat spiritual para anggota komunitas Keraton Yogyakarta.

Satu dari para guru ini adalah Kiai Taptojani, yang keluarganya berasal dari Sumatera. Ia mendapat pengakuan lokal yang besar sebagai ahli dan penerjemah teks - teks islam yang sulit, dan Diponegoro muda begitu menghormatinya.

Pangeran Diponegoro menerima anak laki - lakinya bekerja padanya dalam masa perang dan menjamin pathok negari, terhindar dari kerusakan selama Perang Jawa. Kiai Taptojani dikatakan sudah berusia sepuh yakni 90 tahun, beliau merupakan mediator ulung dalam negosiasi - negosiasi pertama antara Belanda dan penasihat utama untuk urusan agama Diponegoro, Kiai Mojo, pada Oktober 1826.

Konon dikisahkan pada Babak Diponegoro versi Surakarta, karena suatu urusan kecil Kiai Taptojani bahkan pernah mengunjungi Diponegoro pada suatu malam. Kiai Taptojani inilah yang menasehati Diponegoro agar memulai untuk berperang melawan Belanda.

Maka hubungan antara keluarga Kiai Taptojani dan Pangeran Diponegoro selama babak perang awal cukup penting. Dari Kiai Taptojani itulah Diponegoro mulai berusaha berjuang menyusun rencana perang melawan Belanda.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Rekomendasi
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved