Pemko Medan Gagal Atasi COVID-19 Malah Minta Dana Lagi hingga Rp900 Miliar
Senin, 31 Agustus 2020 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
"Perangkat yang ada tidak dimaksimalkan. Seperti dibiarkan saja, akhirnya angka terpapar terus meningkat. Jelas Pemko Medan gagal," lanjut politisi plontos asal PDI-P itu.
Maka, anggaran kakap untuk COVID-19 dirasa sia-sia bahkan mubazir. Uniknya, kata Roby,Pemko Medan meminta tambahan anggaran lagi untuk menangani corona Tak tanggung, Pemko Medan minta tambahan dana hingga nyaris Rp1 triliun.
"Kami menerima permintaan tambahan untuk anggaran sekitar Rp900 miliar. Ini jelas belum bisa digubris.
Dari anggaran yang sudah ada, Roby bahkan menduga terjadi tindak pidana dalam penyerapan anggaran. "Kami menduga memang ada potensi penyelewengan disini. Jelas kami akan awasi dan minta laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran Covid-19," kata Roby lagi.
Bahkan pihaknya akan meminta aparat hukum untuk ikut mengawasi dan memeriksa dugaan penyelewengan anggaran Covid-19 yang dikelola Pemko Medan.
"Itu bagian dari rekomendasi kami akan usulkan penawasan dan penyelidikan penggunaan anggaran," beber Roby. (BACA JUGA: Pendaftaran Balon Pilkada Medan 4-6 September, PCR Covid-19 Harus Dipenuhi)
Hal senada disampaikan anggota DPRD Medan dari Partai Hanura, Hendra DS. Hendra menyoroti kinerja Pemko Medan dalam penanganan COVID-19.
Maka, anggaran kakap untuk COVID-19 dirasa sia-sia bahkan mubazir. Uniknya, kata Roby,Pemko Medan meminta tambahan anggaran lagi untuk menangani corona Tak tanggung, Pemko Medan minta tambahan dana hingga nyaris Rp1 triliun.
"Kami menerima permintaan tambahan untuk anggaran sekitar Rp900 miliar. Ini jelas belum bisa digubris.
Dari anggaran yang sudah ada, Roby bahkan menduga terjadi tindak pidana dalam penyerapan anggaran. "Kami menduga memang ada potensi penyelewengan disini. Jelas kami akan awasi dan minta laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran Covid-19," kata Roby lagi.
Bahkan pihaknya akan meminta aparat hukum untuk ikut mengawasi dan memeriksa dugaan penyelewengan anggaran Covid-19 yang dikelola Pemko Medan.
"Itu bagian dari rekomendasi kami akan usulkan penawasan dan penyelidikan penggunaan anggaran," beber Roby. (BACA JUGA: Pendaftaran Balon Pilkada Medan 4-6 September, PCR Covid-19 Harus Dipenuhi)
Hal senada disampaikan anggota DPRD Medan dari Partai Hanura, Hendra DS. Hendra menyoroti kinerja Pemko Medan dalam penanganan COVID-19.
Lihat Juga :