Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Clandestine Laboratorium Narkoba Jaringan China di Bali
Selasa, 19 November 2024 - 16:44 WIB
loading...
A
A
A
Di antaranya alat-alat, bahan-bahan kimia, dan mesin cetak yang berpotensi digunakan untuk produksi narkotika. Hal itu karena Bea Cukai dan Polri sebelumnya telah mengungkap lima clandestine lab berturut-turut di Jakarta, Semarang, Canggu (Bali), Medan, dan Malang.
“Dari hasil pengawasan, tim gabungan menemukan beberapa paket barang kiriman berupa peralatan dan zat kimia asal China melalui Bandara Soekarno-Hatta yang diduga memiliki keterkaitan dengan alamat penerima akhir di Vila Wigo, Uluwatu, Bali, yang terindikasi menjadi clandestine lab,” lanjut Nirwala.
Baca juga: Kasus Narkoba Jaringan Internasional Diungkap Polres Bandara dan Bea Cukai Soetta
Hasilnya, tim gabungan mengamankan empat orang tersangka yang terlibat dalam produksi dan pengemasan narkotika, serta barang bukti.
Barang bukti yang sudah jadi meliputi 18 kg hashish padat kemasan silver sebanyak 180 pcs (batang), 12,9 kg hashish padat kemasan emas sebanyak 253 pcs (batang), 35.000 butir pil happy five (berat 0,2 gram per butir), 18.210 butir pil happy five (berat 0,4 gram per butir), dan 765 buah cartridge berisi hashish cair.
Sedangkan bahan belum jadi meliputi 102 kg bahan baku hashish bubuk (setara 1.020 hashish batang), 37 kg bahan baku pil happy five (setara 1.110.000 butir pil), 12 liter minyak ganja (setara 6.000 buah cartridge), 7 kg bubuk ganja (digunakan sebagai campuran pembuatan hashish), dan batang ganja kering kurang lebih 10 kg (digunakan sebagai campuran pembuatan hashish).
“Dari hasil pengawasan, tim gabungan menemukan beberapa paket barang kiriman berupa peralatan dan zat kimia asal China melalui Bandara Soekarno-Hatta yang diduga memiliki keterkaitan dengan alamat penerima akhir di Vila Wigo, Uluwatu, Bali, yang terindikasi menjadi clandestine lab,” lanjut Nirwala.
Baca juga: Kasus Narkoba Jaringan Internasional Diungkap Polres Bandara dan Bea Cukai Soetta
Hasilnya, tim gabungan mengamankan empat orang tersangka yang terlibat dalam produksi dan pengemasan narkotika, serta barang bukti.
Barang bukti yang sudah jadi meliputi 18 kg hashish padat kemasan silver sebanyak 180 pcs (batang), 12,9 kg hashish padat kemasan emas sebanyak 253 pcs (batang), 35.000 butir pil happy five (berat 0,2 gram per butir), 18.210 butir pil happy five (berat 0,4 gram per butir), dan 765 buah cartridge berisi hashish cair.
Sedangkan bahan belum jadi meliputi 102 kg bahan baku hashish bubuk (setara 1.020 hashish batang), 37 kg bahan baku pil happy five (setara 1.110.000 butir pil), 12 liter minyak ganja (setara 6.000 buah cartridge), 7 kg bubuk ganja (digunakan sebagai campuran pembuatan hashish), dan batang ganja kering kurang lebih 10 kg (digunakan sebagai campuran pembuatan hashish).
Lihat Juga :