Bantu Kemandirian Usaha Mustahik, BAZNAS RI Resmikan BMD di Tulungagung
Jum'at, 15 November 2024 - 15:26 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, program ini tentu akan sangat membantu para pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usahanya yang sedang membutuhkan modal. Ini merupakan salah satu alternatif sehat yang bisa membebaskan para pelaku mikro dari jeratan para rentenir.
"Kami yakin program ini akan memberikan kemanafaatan, khususnya bagi pelaku-pelaku usaha-usaha mikro yang masih membutuhkan uluran tangan kita untuk mengembangkan usahanya. Kami akan selalu support terus program kemanfaatan yang dilakukan oleh BAZNAS, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Heru .
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Ali Maschan Moesa mengatakan, inisiasi BMD Tulungagung sendiri didukung penuh oleh stakeholder wilayah terkait. Salah satunya dengan disediakannya kantor BMD yang berada di komplek pertokoan Kabupaten Tulungagung. Adapun saat ini BMD Tulungagung telah mulai melayani para mitra pelaku usaha mikro dan mulai beroperasi pada 9 September 2024.
"Sejak mulai beroperasi pada 9 September 2024, BMD Tulungagung telah menyalurkan pembiayaan kepada 105 mustahik pelaku usaha mikro dengan total pembiayaan Rp175.400.000," ujar Ali.
Ali berharap, dengan adanya BMD Tulungagung akan terbentuk ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan mandiri di kalangan mustahik.
“Kami optimis, program ini akan mampu mengurangi angka kemiskinan dan ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial. Dengan menjadi pelaku usaha yang mandiri, para mustahik dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah," ujar Ali.
"Kami yakin program ini akan memberikan kemanafaatan, khususnya bagi pelaku-pelaku usaha-usaha mikro yang masih membutuhkan uluran tangan kita untuk mengembangkan usahanya. Kami akan selalu support terus program kemanfaatan yang dilakukan oleh BAZNAS, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Heru .
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Ali Maschan Moesa mengatakan, inisiasi BMD Tulungagung sendiri didukung penuh oleh stakeholder wilayah terkait. Salah satunya dengan disediakannya kantor BMD yang berada di komplek pertokoan Kabupaten Tulungagung. Adapun saat ini BMD Tulungagung telah mulai melayani para mitra pelaku usaha mikro dan mulai beroperasi pada 9 September 2024.
"Sejak mulai beroperasi pada 9 September 2024, BMD Tulungagung telah menyalurkan pembiayaan kepada 105 mustahik pelaku usaha mikro dengan total pembiayaan Rp175.400.000," ujar Ali.
Ali berharap, dengan adanya BMD Tulungagung akan terbentuk ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan mandiri di kalangan mustahik.
“Kami optimis, program ini akan mampu mengurangi angka kemiskinan dan ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial. Dengan menjadi pelaku usaha yang mandiri, para mustahik dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah," ujar Ali.
(skr)
Lihat Juga :