Belasan Kucing Mati Massal di Sawojajar Malang, Diduga Diracun
Kamis, 14 November 2024 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
"Kepolisian akan menindaklanjuti. Tapi tadi berkas kami katanya kurang lengkap, jadi nanti akan kami lengkapi. Yang kurang itu berkas sebagai bukti, salah satunya seperti foto kucing yang mati," jelasnya.
Bambang menambahkan banyak warga yang menanyakan kelanjutan kasus kematian belasan kucing yang ditemukan pada Oktober 2024 lalu. Kemudian, pihak dari Sintesia Animal Indonesia juga telah mendukung pengusutan kasus ini.
"Harapan dari pelaporan ini, supaya tidak terjadi pembunuhan massal seperti ini lagi," ungkap dia.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sintesia Animalia Indonesia Jovand Imanuel Calvary menambahkan pihaknya akan teguh dengan keputusan pelaporan kasus tersebut. Sebab, aksi peracunan apapun alasannya adalah kekejaman yang tidak dibenarkan.
"Sayangnya, saat ini kami masih memiliki beberapa laporan kejadian di Bali dan belum bisa mendampingi pelapor untuk membuat laporan polisi di Malang, namun kami sudah meminta bantuan dari rekan-rekan komunitas wilayah Malang untuk mendampingi pelapor sebagai perwakilan kami," jelasnya.
Bambang menambahkan banyak warga yang menanyakan kelanjutan kasus kematian belasan kucing yang ditemukan pada Oktober 2024 lalu. Kemudian, pihak dari Sintesia Animal Indonesia juga telah mendukung pengusutan kasus ini.
"Harapan dari pelaporan ini, supaya tidak terjadi pembunuhan massal seperti ini lagi," ungkap dia.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sintesia Animalia Indonesia Jovand Imanuel Calvary menambahkan pihaknya akan teguh dengan keputusan pelaporan kasus tersebut. Sebab, aksi peracunan apapun alasannya adalah kekejaman yang tidak dibenarkan.
"Sayangnya, saat ini kami masih memiliki beberapa laporan kejadian di Bali dan belum bisa mendampingi pelapor untuk membuat laporan polisi di Malang, namun kami sudah meminta bantuan dari rekan-rekan komunitas wilayah Malang untuk mendampingi pelapor sebagai perwakilan kami," jelasnya.
Lihat Juga :