Pj Gubernur Kaltim Terima Tamu Internasional, Bahas Potensi Ekonomi dan Perdagangan Global
Minggu, 10 November 2024 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
Para tamu yang hadir memiliki latar belakang yang beragam, dengan dua tamu dari Jerman merupakan doktor ekonomi, sementara Mr. Paul Thoeng dari Belgia adalah praktisi di bidang pembangunan, dan Mr. Baizurah dari Malaysia merupakan ahli subkontraktor. Diskusi mereka mencakup berbagai topik terkait ekonomi, perdagangan internasional, serta pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur dan Indonesia.
Salah satu topik yang dibahas adalah pentingnya pertukaran pengalaman antara pengusaha muda dari berbagai negara. Akmal menyarankan agar Kalimantan Timur dapat mendorong lebih banyak kolaborasi bisnis riil, terutama di luar sektor konstruksi. “Kita ingin mengupgrade sektor ini ke depan dengan lebih banyak melibatkan entrepreneur muda yang bergerak di bidang bisnis yang lebih inovatif,” ujar Akmal.
Selain itu, para tamu juga memberikan apresiasi terhadap potensi ekonomi Kalimantan Timur, yang menurut mereka sangat besar. "Kaltim memiliki banyak keunggulan yang bisa dieksplorasi, namun penting untuk menjual potensi tersebut dengan pendekatan global, tidak hanya terbatas pada pasar domestik," tambah Akmal.
Acara jamuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, Bambang Arwanto, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim, Anwar Sanusi. Selain itu, turut hadir pula Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, H. Irhamsyah, serta perwakilan dari Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.
Dalam kesempatan ini, para tamu juga memuji keramahan masyarakat Kalimantan Timur serta ragam kuliner khas yang menjadi daya tarik Kota Samarinda. Acara diskusi santai di atas kapal wisata ini menandakan langkah positif Kalimantan Timur dalam menjalin kerja sama internasional dan membangun ekonomi daerah melalui pendekatan yang lebih global.
Salah satu topik yang dibahas adalah pentingnya pertukaran pengalaman antara pengusaha muda dari berbagai negara. Akmal menyarankan agar Kalimantan Timur dapat mendorong lebih banyak kolaborasi bisnis riil, terutama di luar sektor konstruksi. “Kita ingin mengupgrade sektor ini ke depan dengan lebih banyak melibatkan entrepreneur muda yang bergerak di bidang bisnis yang lebih inovatif,” ujar Akmal.
Selain itu, para tamu juga memberikan apresiasi terhadap potensi ekonomi Kalimantan Timur, yang menurut mereka sangat besar. "Kaltim memiliki banyak keunggulan yang bisa dieksplorasi, namun penting untuk menjual potensi tersebut dengan pendekatan global, tidak hanya terbatas pada pasar domestik," tambah Akmal.
Acara jamuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, Bambang Arwanto, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim, Anwar Sanusi. Selain itu, turut hadir pula Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, H. Irhamsyah, serta perwakilan dari Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.
Dalam kesempatan ini, para tamu juga memuji keramahan masyarakat Kalimantan Timur serta ragam kuliner khas yang menjadi daya tarik Kota Samarinda. Acara diskusi santai di atas kapal wisata ini menandakan langkah positif Kalimantan Timur dalam menjalin kerja sama internasional dan membangun ekonomi daerah melalui pendekatan yang lebih global.
(rca)
Lihat Juga :