PJT I Angkut Sampah Domestik Hingga 40 Meter Kubik Per Hari dari Kali Surabaya
Minggu, 30 Agustus 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya itu, untuk melakukan pemeliharaan Kali Surabaya, Arief mengakui bahwa pihaknya juga melakukan pemantauan kualitas air dengan berbagai parameter. Selain itu, kini pihaknya juga mulai memantau pemanfaatan sempadan sungai bekerjasama dengan
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.
"Karena sempadan sungai mulai banyak tidak sesuai dengan peruntukannya. Banyak yang dijadikan tempat sampah. Ini kan tidak benar. Kami juga telah memasang banyak papan larangan dan juga sosialisasi pada warga agar tak membuang sampah di sungai atau bantaran di sepanjang Kali Surabaya,” jelasnya.
Untuk meminimalisasi pencemaran dari limbah industri, PJT I juga melakukan Patroli Air bersama dengan Badan Lingkungan Hidup Jatim, BBWS Brantas, Pemda setempat, dan LSM Konsorsium Lingkungan Hidup. "Patroli Air masih rutin kami gelar setiap bulannya bersama instansi terkait untuk mencari tahu dimana saja titik sumber pencemar di sepanjang Kali Surabaya," tandas Arief.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.
"Karena sempadan sungai mulai banyak tidak sesuai dengan peruntukannya. Banyak yang dijadikan tempat sampah. Ini kan tidak benar. Kami juga telah memasang banyak papan larangan dan juga sosialisasi pada warga agar tak membuang sampah di sungai atau bantaran di sepanjang Kali Surabaya,” jelasnya.
Untuk meminimalisasi pencemaran dari limbah industri, PJT I juga melakukan Patroli Air bersama dengan Badan Lingkungan Hidup Jatim, BBWS Brantas, Pemda setempat, dan LSM Konsorsium Lingkungan Hidup. "Patroli Air masih rutin kami gelar setiap bulannya bersama instansi terkait untuk mencari tahu dimana saja titik sumber pencemar di sepanjang Kali Surabaya," tandas Arief.
(msd)
Lihat Juga :