Calon Pemimpin Jakarta Respons Positif Prinsip Karakter Luhur di Rapimwil LDII Jakarta
Rabu, 06 November 2024 - 19:23 WIB
loading...
A
A
A
Menurut mereka, sikap alim, fakih, dan kemandirian sejalan dengan etos kerja sehari-hari. Berkiprah sebagai pekerja profesional membutuhkan komitmen dan integritas menunjukkan budi pekerti orang tersebut.
“Perubahan UU No 24 mengenai Jakarta yang bukan lagi ibu kota negara yakni kota besar yang perlu memiliki identitas,” ujar Pramono. Artinya, integritas mendasar itu juga meliputi karakter Jakarta yang berbudaya dan global.
Karena itu, hubungan LDII dan pemerintah harus terjalin dekat. LDII harus jadi partner strategis bagi pemerintah. “Organisasi Islam jangan hanya dekat dengan Kesbangpol, tapi juga dengan pemerintah setempat. Harus jadi partner strategis untuk kegiatan dakwah, sehingga menjadi hal positif bagi warga Jakarta,” kata Pramono.
Para calon pemimpin Jakarta itu mengamini bahwa kerja sama ulama dengan pemerintah menjadi salah satu wujud penerapan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Prinsip yang sudah inheren dengan kehidupan setiap orang.
“Perubahan UU No 24 mengenai Jakarta yang bukan lagi ibu kota negara yakni kota besar yang perlu memiliki identitas,” ujar Pramono. Artinya, integritas mendasar itu juga meliputi karakter Jakarta yang berbudaya dan global.
Karena itu, hubungan LDII dan pemerintah harus terjalin dekat. LDII harus jadi partner strategis bagi pemerintah. “Organisasi Islam jangan hanya dekat dengan Kesbangpol, tapi juga dengan pemerintah setempat. Harus jadi partner strategis untuk kegiatan dakwah, sehingga menjadi hal positif bagi warga Jakarta,” kata Pramono.
Para calon pemimpin Jakarta itu mengamini bahwa kerja sama ulama dengan pemerintah menjadi salah satu wujud penerapan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Prinsip yang sudah inheren dengan kehidupan setiap orang.
(jon)
Lihat Juga :