Puluhan Rumah Terendam Banjir Akibat Hujan Deras, Ratusan Warga Sukabumi Mengungsi

Rabu, 06 November 2024 - 07:56 WIB
loading...
Puluhan Rumah Terendam...
Arus deras banjir menyeret kayu dan material lain di Sukabumi, Selasa (5/11/20224 sore. FOTO/IST
A A A
SUKABUMI - Hujan deras yang mengguyur, Selasa (5/11/2024) sore, menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung dan Sukabumi terendam banjir . Akibatnya, ratusan warga Sukabumi terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman.

Sebuah video amatir merekam detik-detik banjir yang menghanyutkan lapak para pedagang di Jalan Balai Desa, Cikole, Kota Sukabumi. Terlihat para pedagang panik ketika arus deras tiba-tiba menghantam area mereka, khawatir barang dagangan mereka tersapu banjir. Kendaraan yang diparkir di sekitar lokasi juga turut terendam air.

Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan 34 rumah di tujuh kecamatan di wilayah Kota Sukabumi terendam banjir hingga setinggi satu meter. Debit air yang meningkat cepat akibat penyempitan sungai memperburuk situasi. Warga tidak sempat menyelamatkan harta bendanya karena banjir datang dengan sangat mendadak.



Salah satu warga korban banjir, Sofiah mengatakan, banjir terjadi ktika ia sedang bekerja. Anaknya datang memberitahukan bahwa rumahnya terendam banjir.

"Setelah saya pulang, air setinggi ini (menunjukkan pinggang), di belakang satu meter, jadi nggak bisa pulang. Sudah saya pasrah, kembali lagi ke tempat kerja," katanya, Selasa (5/11/2024) malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat total 66 titik bencana akibat hujan deras ini. Selain banjir, beberapa wilayah juga terdampak pohon tumbang dan tanah longsor yang mengancam keselamatan warga di daerah tersebut.

Hingga saat ini, BPBD dan pihak terkait terus melakukan evakuasi dan penanganan bagi warga terdampak, sembari memantau kondisi cuaca yang masih belum stabil.

Sungai Citarum Meluap

Puluhan Rumah Terendam Banjir Akibat Hujan Deras, Ratusan Warga Sukabumi Mengungsi

Air masuk ke dalam rumah setelah hujan deras mengguyur Kabupaten Bandung, Selasa (5/11/2024) sore. FOTO/AGI ILMAN

Banjir juga terjadi di Kabupaten Bandung akibat hujan deras, Selasa (5/11/2024) sore. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Citarum dan anak-anak sungainya, yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dari sore hari.

Kecamatan-kecamatan di wilayah Bandung Selatan, seperti Banjaran, Arjasari, Baleendah, dan Cangkuang, menjadi yang paling terdampak.

Genangan air menggenangi jalanan dan rumah-rumah warga. Akses jalan utama, seperti Cikutil-Bongpulus di Desa Banjaran Wetan, terputus total, membuat komunikasi dan mobilitas warga terganggu.

Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) setempat, Dede Hardi, mengonfirmasi bahwa banjir cukup parah dan telah menutupi sejumlah jalan.

"Sampai pukul 21.00, Cikutil-Bongpulus terputus, dan banyak rumah yang tergenang air. Kami bersama tim gabungan sedang berada di lokasi untuk melakukan evakuasi," kata Dede.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Uka Puji Suska Utama, melaporkan bahwa beberapa titik di wilayah Bandung Selatan, terutama yang berada dekat aliran Sungai Citarum, kini terendam banjir.

“Ketinggian air rata-rata 50 hingga 60 sentimeter. Kami terus bekerja dengan tim untuk mengevakuasi warga dan memindahkan mereka ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Namun, meski upaya evakuasi terus dilakukan, Uka mengungkapkan bahwa dia sendiri terjebak di daerah Cangkuang akibat banjir, dan pihaknya belum menerima laporan mengenai korban jiwa.

"Proses asesmen dan penanganan banjir masih berlangsung hingga malam hari. Belum ada laporan apa ada korban jiwa atau tidak," pungkasnya.

Pemerintah daerah dan BPBD terus berkoordinasi untuk meminimalisir dampak lebih lanjut dari banjir ini dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
16 WNA Pelaku Love Scamming...
16 WNA Pelaku Love Scamming Ditangkap di Sukabumi, Imigrasi Ungkap Modusnya
Rekomendasi
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
Puluhan Tewas Akibat...
Puluhan Tewas Akibat Serangan Teroris di Tempat Konser Moskow
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved