BNN dan PTPN Sinergi Lawan Propaganda Narkoba di Kalangan Pekerja Sawit
Selasa, 29 Oktober 2024 - 18:38 WIB
loading...
BNN dan PTPN III (Persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (P4GN). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan PTPN III (Persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (P4GN). MoU ditandatangani Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani dan Kepala BNN Marthinus Hokum di Jakarta, Senin (28/10/2024).
MoU ini merupakan landasan kerja sama antara kedua instansi dalam mengembangkan dan mengimplementasikan strategi pencegahan, serta pemberantasan narkotika, khususnya di lingkungan kerja holding Perkebunan Nusantara.
Baca juga: Audiensi dengan BNN, PTPN III Komitmen Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Perusahaan
Langkah kolaboratif ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan ketahanan pegawai terhadap bahaya narkotika serta dampak destruktif yang ditimbulkannya baik bagi individu maupun perusahaan.
Mohammad Abdul Ghani mengatakan, saat ini penyalahgunaan narkoba pada kalangan pekerja sawit cenderung meningkat dan pada tahap yang sangat mengkhawatirkan. “Kalau dulu dari 3 tandan (sawit) satunya ditukar dengan sabu, sekarang tiga-tiganya ditukar dengan sabu,” ujarnya yang dikutip Selasa (29/10/2024).
MoU ini merupakan landasan kerja sama antara kedua instansi dalam mengembangkan dan mengimplementasikan strategi pencegahan, serta pemberantasan narkotika, khususnya di lingkungan kerja holding Perkebunan Nusantara.
Baca juga: Audiensi dengan BNN, PTPN III Komitmen Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Perusahaan
Langkah kolaboratif ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan ketahanan pegawai terhadap bahaya narkotika serta dampak destruktif yang ditimbulkannya baik bagi individu maupun perusahaan.
Mohammad Abdul Ghani mengatakan, saat ini penyalahgunaan narkoba pada kalangan pekerja sawit cenderung meningkat dan pada tahap yang sangat mengkhawatirkan. “Kalau dulu dari 3 tandan (sawit) satunya ditukar dengan sabu, sekarang tiga-tiganya ditukar dengan sabu,” ujarnya yang dikutip Selasa (29/10/2024).
Lihat Juga :