Hubungan Diplomatik China dan Sriwijaya di Bandar Dagang Internasional Abad 7 Masehi

Selasa, 29 Oktober 2024 - 06:13 WIB
loading...
A A A
Dan di sebelah selatan terletak kerajaan Shih-li-fo-shih. Berita itu pun cocok dengan penempatan pusat kerajaan di Muara Takus. Namun dari sejumlah pendapat para ahli itu, Prof. Slamet Muljana sejarawan Indonesia menyimpulkan letak Kerajaan Sriwijaya berada di tepi sungai.

Tepatnya di sebelah tenggara (timur) Pelabuhan Melayu (Jambi), dan terletak di sekitar garis khatulistiwa. Satu-satunya tempat yang, memenuhi syarat-syarat tersebut adalah muara Sungai Musi di daerah Palembang. Tempat itu terletak pada garis 30° 104' LS.

Pada zaman I-tsing nama Palembang belum dikenal sebagai nama tempat di muara Sungai Musi. Bahkan nama Sungai Musi pun belum dikenal sebagai nama sungai, sebab baik nama sungainya maupun nama kota dan kerajaannya disebut Fo-shih atau Sriwijaya.

Sayang perkembangan secara fisik Kerajaan Sriwijaya belum banyak ditemukan. Meski demikian diakui dari catatan - catatan sejarah kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan yaitu negara bahari, namun kerajaan ini tak meluaskan kekuasaannya di luar wilayah kepulauan Asia Tenggara.

Diolah dari berbagai sumber, Kerajaan Sriwijaya telah benar sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing, dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di dikenal imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang.

Diketahui, Prasasti Kedukan Bukit yaitu prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu.

Para ahli berpendapat dengan mengadaptasi ortografi India untuk menulis prasasti ini. Dimana di masa abad ke-7 ini, orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian kemaharajaan Sriwijaya.

Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka, kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera, pulau Bangka dan Belitung, hingga Lampung.

Prasasti ini menyebutkan Sri Jayanasa melancarkan ekspedisi militer menghukum Bhumi Jawa yang tak berbakti untuk Sriwijaya, peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang terdampak agresi Sriwijaya.

Probabilitas yang dimaksud dengan Bhumi Jawa yaitu Tarumanegara. Sriwijaya tumbuh dan sukses mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka, Selat Sunda, Laut China Selatan, Laut Jawa, dan Selat Karimata.

Lokasinya yang strategis menjadikan Sriwijaya pengendali jalur perdagangan antara kawasan India dan China, yaitu dengan menguasai Selat Malaka dan Selat Sunda.

Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya mempunyai aneka komoditas seperti kapur barus, kayu gaharu, cengkeh, pala, kepulaga, gading, emas, dan timah, yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Rekomendasi
Robot Lahbako-San Antar...
Robot Lahbako-San Antar UNEJ Jadi Juara Tiga KRAI 2026
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
Berita Terkini
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved