Cagub Maluku Utara Husain Alting Sjah Ajak Anak Muda Aktif dalam Proses Demokrasi
Senin, 28 Oktober 2024 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
"Masyarakat Maluku utara kebanyakan dalam berkebun dan membawa hasil laut menggunakan Saloy, atau tas keranjang, sebagai simbol ketahanan dan kemandirian masyarakat lokal. Ibadah syukur yang dilaksanakan ini tidak hanya momen spiritual, tetapi juga simbol kerukunan antar umat beragama, dengan harapan memperkuat hubungan masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keberagaman," tutur Mujril.
Sementara itu, Calon Gubernur Maluku Utara, Jou Husain Alting Sjah menegaskan komitmen bersama untuk menjunjung tinggi persatuan dan menjaga kedamaian bagi generasi mendatang. Jou menuturkan pihaknya akan menjaga kearifan lokal yang ada di Maluku Utara yang sudah melekat turun-temurun terutama dalam beragama.
"Siap berkomitmen menjaga kearifan lokal yang ada di Maluku Utara yang sudah melekat turun temurun. Sehingga kedamaian dan kerukunan terus terjaga di Maluku Utara," jelas Jou.
Selain bicara tentang kearifan lokal pada saat acara sumpah pemuda, Jou juga berharap agar anak muda berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi. Karena, kata Jou, peran pemuda sangat penting untuk mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik terutama di Maluku Utara.
"Kehadiran pemuda bukan sekadar penggembira, melainkan harus ikut mewarnai dan berkontribusi aktif untuk memastikan pelaksanaan pilkada berjalan sesuai nilai-nilai demokrasi," ucap Jou.
Sultan Tidore Kepulauan, Husain Alting Sjah ini mengungkapkan penting bagi pemuda untuk terlibat dalam proses demokrasi. Partisipasi mereka, lanjut Jou, dapat memengaruhi arah kebijakan dan isu-isu yang diangkat dalam masyarakat. Hal ini tentunya sangat memberi pengaruh besar pada hasil dari pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.
Sementara itu, Calon Gubernur Maluku Utara, Jou Husain Alting Sjah menegaskan komitmen bersama untuk menjunjung tinggi persatuan dan menjaga kedamaian bagi generasi mendatang. Jou menuturkan pihaknya akan menjaga kearifan lokal yang ada di Maluku Utara yang sudah melekat turun-temurun terutama dalam beragama.
"Siap berkomitmen menjaga kearifan lokal yang ada di Maluku Utara yang sudah melekat turun temurun. Sehingga kedamaian dan kerukunan terus terjaga di Maluku Utara," jelas Jou.
Selain bicara tentang kearifan lokal pada saat acara sumpah pemuda, Jou juga berharap agar anak muda berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi. Karena, kata Jou, peran pemuda sangat penting untuk mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik terutama di Maluku Utara.
"Kehadiran pemuda bukan sekadar penggembira, melainkan harus ikut mewarnai dan berkontribusi aktif untuk memastikan pelaksanaan pilkada berjalan sesuai nilai-nilai demokrasi," ucap Jou.
Sultan Tidore Kepulauan, Husain Alting Sjah ini mengungkapkan penting bagi pemuda untuk terlibat dalam proses demokrasi. Partisipasi mereka, lanjut Jou, dapat memengaruhi arah kebijakan dan isu-isu yang diangkat dalam masyarakat. Hal ini tentunya sangat memberi pengaruh besar pada hasil dari pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.
Lihat Juga :