Memalukan! Kekerasan di Porsema UNS Solo, Leher Mahasiswa Ditendang hingga Masuk RS
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mahasiswa Tewas saat Diksar, Keluarga Duga Korban Alami Tindak Kekerasan
Tak lama kemudian, kiper dari FEB berinisial SAP angkatan 2023 (selanjutnya disebut pelaku) lari ke arah pemain yang terjatuh.
“Dia lalu melakukan tendangan ke arah bagian leher pemain tersebut. Wasit meniupkan pluit dan memberikan kartu merah kepada pelaku,” katanya.
Pada saat kejadian, korban tidak dapat melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera dan dikeluarkan dari lapangan pertandingan Futsal.
Panitia dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS melakukan pertolongan pertama. Korban lalu dibawa ke IGD RSUD Moewardi Solo untuk mendapatkan pengobatan medis.
“Kami merasa prihatin dan menyesal atas kejadian insiden tersebut. UNS tidak mentolerir segala bentuk kekerasan fisik dalam kompetisi olahraga yang berlangsung di lingkungan kampus dan harus menjunjung tinggi sportivitas,” ucapnya.
Dikatakannya, UNS berkomitmen untuk menjaga lingkungan kampus sebagai pusat pembelajaran yang nyaman dan aman bagi mahasiswa. UNS selanjutnya menyerukan kepada seluruh civitas akademika agar peristiwa tidak terulang kembali.
Pihaknya akan terus melakukan upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya relasi yang harmonis, saling asah, asuh dan asih antar-mahasiswa dalam semua bentuk kegiatan di lingkungan kampus UNS.
Tak lama kemudian, kiper dari FEB berinisial SAP angkatan 2023 (selanjutnya disebut pelaku) lari ke arah pemain yang terjatuh.
“Dia lalu melakukan tendangan ke arah bagian leher pemain tersebut. Wasit meniupkan pluit dan memberikan kartu merah kepada pelaku,” katanya.
Pada saat kejadian, korban tidak dapat melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera dan dikeluarkan dari lapangan pertandingan Futsal.
Panitia dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS melakukan pertolongan pertama. Korban lalu dibawa ke IGD RSUD Moewardi Solo untuk mendapatkan pengobatan medis.
“Kami merasa prihatin dan menyesal atas kejadian insiden tersebut. UNS tidak mentolerir segala bentuk kekerasan fisik dalam kompetisi olahraga yang berlangsung di lingkungan kampus dan harus menjunjung tinggi sportivitas,” ucapnya.
Dikatakannya, UNS berkomitmen untuk menjaga lingkungan kampus sebagai pusat pembelajaran yang nyaman dan aman bagi mahasiswa. UNS selanjutnya menyerukan kepada seluruh civitas akademika agar peristiwa tidak terulang kembali.
Pihaknya akan terus melakukan upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya relasi yang harmonis, saling asah, asuh dan asih antar-mahasiswa dalam semua bentuk kegiatan di lingkungan kampus UNS.
Lihat Juga :