Karut Marut Partai Golkar Papua Barat, Kepentingan Siapa?

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 06:18 WIB
loading...
A A A
Dalam proses sidang sengketa Musda Partai Golkar Papua Barat, yang digelar Mahkamah Partai Golkar , Orgnenes Nauw menilai, sudah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Dimana proses sidang sengketa ini, menurutnya merupakan rentetan dari karut marut Musda Partai Golkar Papua Barat.

(Baca juga: Sempat Diminta Masukan, Risma Serahkan Keputusan ke Megawati )

Menurut Orgenes Nauw, karut marut pelaksanaan Musda Partai Golkar Papua Barat, terindikasi kuat ada rekayasa politik dari kelompok kepentingan tertentu dalam kubu Partai Golkar yang berasal dari Papua Barat. Simana kelompok tersebut sebenarnya tidak mengabdi untuk kebesaran Partai Golkar di Papua Barat.

"Terkait sidang ini. Gugatan di Mahkamah Partai Golkar untuk kandidat Pak Lambert Jitmau ini sudah berjalan sesuai dengan hukum acara di Mahkamah Partai Golkar . Ini merupakan satu rentetan proses panjang sejak awal dari bulan Maret, ketika mulai pendaftaran lalu beberapa kali mengalami penundaan. Kemudian dinamika yang terjadi tidak seperti kelaziman yang terjadi di Partai Golkar . Karena memang ada rekayasa politik dari kelompok kepentingan tertentu, dalam tanda petik di kubu Partai Golkar sendiri yang notabene adalah orang-orang yang berasal dari Papua Barat sendiri," ungkapnya.

Dalam proses persindagan sengketa ini, lanjut Orgenes diharapkan dalam sidang lanjutan nantiya para pemohon dan termohon harus hadir agara dapat memberikan jawaban yang betul-betul dapat menyelesaikan persoalan sengketa ini.

"Sidang sudah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita, nanti tanggal dua atau tiga September itu sidang dilanjutkan lagi untuk kita mendengarkn pembacaan putusan sela, dan kalau memungkinkan putusan yang final begitu. Karena diharapkan nanti para pihak, baik itu yang pemohon dan termohon itu harus hadir supaya persoalannya selesai, karena kita sementara mau menghadapi event Pilkada di daerah," tutupnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina PSI Banten Minta Seluruh Kader Berkegiatan Bersama Masyarakat
Zulhas Hadiri Pelantikan...
Zulhas Hadiri Pelantikan DPW PAN Provinsi Banten di Tangerang
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
Rakorwil PSI Papua Barat,...
Rakorwil PSI Papua Barat, Kaesang Minta Kader Kawal Pembangunan Infrastruktur
Buka Muscab Sumut, Mardiono...
Buka Muscab Sumut, Mardiono Ajak Kader PPP Bersatu Hadapi Agenda Politik
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Rekomendasi
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Segera Dibuka, Begini...
Segera Dibuka, Begini Ketentuan dan Jadwal Jalur Domisili di SPMB Jakarta 2026
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved