Kisah Ki Gede Bungko, Laksamana Kesultanan Cirebon yang Dikenang dengan Musik dan Tarian
Selasa, 22 Oktober 2024 - 06:07 WIB
loading...
A
A
A
Kehebatan Ki Gede Bungko tidak hanya terbatas pada pertempuran di laut. Ia juga pernah memimpin misi untuk menumpas aliran sesat yang dipimpin olehKi Gedeng Kapetakan. Istana aliran sesat itu memiliki banyak pengikut yang mengguncang stabilitas umat Islam di Cirebon.
Ki Gede Bungko dengan sigap menangani ancaman ini dan memastikan ajaran Islam dapat berkembang dengan baik di wilayah tersebut. Ki Gede Bungko wafat dan dimakamkan di Desa Bungko, meskipun jasadnya dimakamkan diAstana Gunung Jatikarena jasanya yang besar.
Namanya tidak hanya dikenang dalam naskahSerat Carub Kandha, tetapi juga melalui musik dan tari. Tarian sepertiTari Bebek Ngoyormenggambarkan perjuangan Ki Gede Bungko saat menaklukkan Sunda Kelapa bersama pasukan Cirebon dan Demak.
Tari Ayam Alasmenceritakan bagaimana ia berhasil mengalahkan aliran sesat di Cirebon. Gerakan dalam tarian ini mencerminkan kekuatan dan ketangguhan, karena diilhami dari kisah-kisah peperangan.
Selain itu, ada jugaAngklung Bungko, alat musik tradisional yang masih lestari hingga kini. Diceritakan bahwa Ki Gede Bungko sangat menyukai musik, terutama angklung, yang sekarang dikenal sebagaiAngklung Bungko Cirebon.
Musik angklung ini tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga lambang kebersamaan dan kekuatan, sebagaimana yang pernah diusung oleh sang Laksamana.
Ki Gede Bungko dengan sigap menangani ancaman ini dan memastikan ajaran Islam dapat berkembang dengan baik di wilayah tersebut. Ki Gede Bungko wafat dan dimakamkan di Desa Bungko, meskipun jasadnya dimakamkan diAstana Gunung Jatikarena jasanya yang besar.
Namanya tidak hanya dikenang dalam naskahSerat Carub Kandha, tetapi juga melalui musik dan tari. Tarian sepertiTari Bebek Ngoyormenggambarkan perjuangan Ki Gede Bungko saat menaklukkan Sunda Kelapa bersama pasukan Cirebon dan Demak.
Tari Ayam Alasmenceritakan bagaimana ia berhasil mengalahkan aliran sesat di Cirebon. Gerakan dalam tarian ini mencerminkan kekuatan dan ketangguhan, karena diilhami dari kisah-kisah peperangan.
Selain itu, ada jugaAngklung Bungko, alat musik tradisional yang masih lestari hingga kini. Diceritakan bahwa Ki Gede Bungko sangat menyukai musik, terutama angklung, yang sekarang dikenal sebagaiAngklung Bungko Cirebon.
Musik angklung ini tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga lambang kebersamaan dan kekuatan, sebagaimana yang pernah diusung oleh sang Laksamana.
(ams)
Lihat Juga :