Kisah Sultan Amangkurat I Bangun Istana Kerajaan Mataram di Tengah Danau Buatan
Kamis, 17 Oktober 2024 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Sang utusan Belanda itu harus melalui jembatan panjang yang mengelilingi istana. Setelah itu konon ia baru tiba di tanah lapang, menyerupai alun-alun.
Proyek pembuatan istana baru inilah tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Dimulai dengan pembuatan bendungan di aliran Kali Opak atau Sungai Opak.
Baca juga: Suasana Mencekam dari Bunyi Meriam Tanda Kematian di Kerajaan Mataram saat Amangkurat 1 Berkuasa
Pembendungan ini lantas memunculkan suatu danau buatan, dikutip dari buku "Disintegrasi Mataram: Di bawah Mangkurat I", dari H.J. De Graaf.
Kemudian untuk kepentingan pembangunan keraton, dibuatlah sebuah bendungan yang tidak hanya untuk mengendalikan air danau melainkan juga berfungsi melindungi keraton di sebelah selatan dan timur dari banjir.
Pada tahun 1659 danau itu diperluas, dengan sebagian dari sebelah timur alun-alun.
Proyek pembuatan istana baru inilah tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Dimulai dengan pembuatan bendungan di aliran Kali Opak atau Sungai Opak.
Baca juga: Suasana Mencekam dari Bunyi Meriam Tanda Kematian di Kerajaan Mataram saat Amangkurat 1 Berkuasa
Pembendungan ini lantas memunculkan suatu danau buatan, dikutip dari buku "Disintegrasi Mataram: Di bawah Mangkurat I", dari H.J. De Graaf.
Kemudian untuk kepentingan pembangunan keraton, dibuatlah sebuah bendungan yang tidak hanya untuk mengendalikan air danau melainkan juga berfungsi melindungi keraton di sebelah selatan dan timur dari banjir.
Pada tahun 1659 danau itu diperluas, dengan sebagian dari sebelah timur alun-alun.
Lihat Juga :