Integrasi Transportasi dengan Daerah Penyangga Dinilai Akan Kurangi Kemacetan Jakarta
Minggu, 13 Oktober 2024 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
Djoko menambahkan, integrasi antarmoda transportasi sangat penting. Moda transportasi seperti LRT, MRT, dan TransJakarta harus terhubung dengan baik agar perjalanan masyarakat lebih efisien. "Selain integrasi fisik, integrasi tarif juga perlu diterapkan, sehingga masyarakat lebih tertarik menggunakan transportasi umum karena lebih ekonomis," kata Djoko.
Baca juga: Program Transjabodetabek Pramono Visioner Tekan Kemacetan Jakarta
Namun, tantangan lain yang dihadapi adalah preferensi masyarakat Jakarta yang masih lebih nyaman menggunakan sepeda motor. Djoko menegaskan pentingnya edukasi untuk mendorong perubahan budaya ini. Ia juga menyoroti bahwa di negara-negara maju, kebijakan yang mendorong warga berjalan kaki atau menggunakan transportasi publik lebih berhasil berkat infrastruktur yang nyaman dan aman.
Djoko juga menyoroti kelemahan dalam ide transportasi sungai yang pernah dicoba di era Sutiyoso dan diusulkan kembali oleh Ridwan Kamil. Menurutnya, transportasi sungai tidak realistis karena debit air yang tidak stabil dan kebersihan sungai yang kurang terjaga.
Untuk mengatasi masalah ini, Djoko menyarankan agar pemerintah mempercepat pembangunan jalur transportasi massal dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan visi Jakarta sebagai kota dengan transportasi publik terbaik di Asia Tenggara.
Baca juga: Program Transjabodetabek Pramono Visioner Tekan Kemacetan Jakarta
Namun, tantangan lain yang dihadapi adalah preferensi masyarakat Jakarta yang masih lebih nyaman menggunakan sepeda motor. Djoko menegaskan pentingnya edukasi untuk mendorong perubahan budaya ini. Ia juga menyoroti bahwa di negara-negara maju, kebijakan yang mendorong warga berjalan kaki atau menggunakan transportasi publik lebih berhasil berkat infrastruktur yang nyaman dan aman.
Djoko juga menyoroti kelemahan dalam ide transportasi sungai yang pernah dicoba di era Sutiyoso dan diusulkan kembali oleh Ridwan Kamil. Menurutnya, transportasi sungai tidak realistis karena debit air yang tidak stabil dan kebersihan sungai yang kurang terjaga.
Untuk mengatasi masalah ini, Djoko menyarankan agar pemerintah mempercepat pembangunan jalur transportasi massal dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan visi Jakarta sebagai kota dengan transportasi publik terbaik di Asia Tenggara.
(abd)
Lihat Juga :