Kisah Dokter RSUP Adam Malik yang Sembuh dari Covid-19
Sabtu, 02 Mei 2020 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
Minggu, 15 Maret dr. Ana masih sempat bekerja ke RS Adam Malik dan kontak dengan beberapa orang, namun pada saat itu dia sudah menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Besoknya dia merasakan lemas dan memutuskan mengisolasi mandiri di rumah.
“Minggu itu saya masih sempat ke kantor, tetapi untungnya saya memakai masker dan menjaga jarak. Senin badan saya terasa lemas dan Selasa gejalanya berkurang, hanya tinggal batuk saja. Saya kemudian di tes swab oleh tim medis RS Adam Malik dan tanggal 24 hasilnya keluar, saya positif,” terang dr. Ana dikutip dari laman Sumutprov.go.id.
Dr. Ana mengaku terkejut dengan hasil tesnya, dia juga merasa sedih dan cemas karena belum tahu seperti apa efek virus baru ini ke tubuhnya. Tetapi setelah isolasi selama 20 hari (24 Maret-4 April) di RSUP Adam Malik dia dinyatakan sembuh oleh tim dokter pada 31 April dan menjadi orang pertama yang sembuh di Sumut.
“Kaget, sedih dan cemas memikirkan bagaimana dengan keluarga-keluarga saya yang sudah kontak dengan saya. Tetapi, saat itu saya yakinkan saya pasti sembuh. Dan dengan dukungan teman-teman, keluarga saya dan tentu mendekatkan diri kepada Allah saya semakin yakin,” tambah dr. Ana.
“Minggu itu saya masih sempat ke kantor, tetapi untungnya saya memakai masker dan menjaga jarak. Senin badan saya terasa lemas dan Selasa gejalanya berkurang, hanya tinggal batuk saja. Saya kemudian di tes swab oleh tim medis RS Adam Malik dan tanggal 24 hasilnya keluar, saya positif,” terang dr. Ana dikutip dari laman Sumutprov.go.id.
Dr. Ana mengaku terkejut dengan hasil tesnya, dia juga merasa sedih dan cemas karena belum tahu seperti apa efek virus baru ini ke tubuhnya. Tetapi setelah isolasi selama 20 hari (24 Maret-4 April) di RSUP Adam Malik dia dinyatakan sembuh oleh tim dokter pada 31 April dan menjadi orang pertama yang sembuh di Sumut.
“Kaget, sedih dan cemas memikirkan bagaimana dengan keluarga-keluarga saya yang sudah kontak dengan saya. Tetapi, saat itu saya yakinkan saya pasti sembuh. Dan dengan dukungan teman-teman, keluarga saya dan tentu mendekatkan diri kepada Allah saya semakin yakin,” tambah dr. Ana.
(nfl)
Lihat Juga :