Perempuan Muda di Malang Diduga Dianiaya Majikan Gegara Anjing Peliharaan Mati

Rabu, 02 Oktober 2024 - 12:18 WIB
loading...
Perempuan Muda di Malang...
Wanita muda berinisial HNF (21) diduga dianiaya oleh majikannya karena anjing kesayangannya mati. Foto/Istimewa
A A A
MALANG - Wanita muda berinisial HNF (21) diduga dianiaya oleh majikannya karena anjing kesayangannya mati. Terduga pelaku berinisial HMN (45) kesal karena HNF, asal Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang dianggap sebagai penyebab kematian anjing kesayangan HHMN.

Korban dan keluarganya melaporkan kasus ini ke Satreskrim Polresta Malang Kota. Supandi, paman korban menuturkan bila keponakannya mengalami dugaan penganiayaan pada Senin (30/9/2024) sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah rumah tempat tinggal terduga pelaku di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Baca juga: 5 Kombes Pol Dimutasi Kapolri Jadi Dirpolairud, Ini Nama-namanya

"Keponakan saya ini dipukul dengan tangan kosong ke arah kepala, dijambak rambutnya, dan dua hari berturut-turut tidak diberi makan," ujar Supandi dikonfirmasi wartawan pada Rabu (2/10/2024).

Selama ini, kata Supandi, keponakannya itu memang bekerja di HMN untuk merawat dan menjaga anjingnya dan bersih-bersih rumah. Korban awalnya dijanjikan dicarikan pekerjaan oleh HNM, tapi selama setahun ini tak juga mendapat pekerjaan hingga akhirnya sementara ikut terduga pelaku.

"Jadi keponakan saya ini ikut pelaku ini sudah sekitar satu tahun, bantu-bantu lah, katanya mau dicarikan pekerjaan jadi pembantu, tapi belum dapat, jadi sementara sebelumnya masih ikut pelaku ini," katanya.

Tapi pada Sabtu (28/9/2024), tak sengaja anjing itu memakan obat-obatan tumbuhan hingga akhirnya mati. Kematian anjing inilah yang membuat sang pemilik anjing tak bisa menyembunyikan kemarahannya.

"Keponakan saya yang disalahkan, dianiaya, pelaku ini memukul kepala korban dengan tangan kosong lalu menjambaknya," ucapnya.

Kasus ini terbongkar karena korban yang tak kuat dengan perlakuan terduga pelaku hingga menghubungi temannya. Kemudian temannya menghubungi keluarga dan langsung menolong korban.

"Keponakan saya enggak kuat, menghubungi temannya, dan ditolong sama temannya untuk keluar dari tempat orangnya itu (pelaku), sama-sama ke sana," paparnya.

Korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut. Darı diagnosa medis ada trauma psikis yang membuat korban terus menangis ketakutan. "Kondisinya seperti depresi dan menangis terus seperti ketakutan, sekarang masih opname di RSSA," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto membenarkan adanya laporan tersebut. Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan dan menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

"Terkait hal tersebut, kita sudah menerima laporan dari Pak Supandi, dan mengirimkan permintaan visum ke RSSA," katanya.

Baca juga: Kapolri Mutasi 32 Pamen Polri Jadi Direktur ke Sejumlah Polda, Ini Daftar Namanya

Pihaknya menambahkan bila kasus ini masih ditangani oleh Satreskrim Polresta Malang Kota, sembari menunggu hasil visum korban, dan pemeriksaan ke korban yang kondisinya masih belum stabil, secara psikis.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved