Misteri Mister Gendeng Sesepuh PKI yang Pengaruhi DN Aidit

Senin, 30 September 2024 - 14:24 WIB
loading...
Misteri Mister Gendeng...
DN Aidit, Ketua CC PKI ditangkap ditangkap setelah peristiwa G30S PKI. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Mister Gendeng mungkin jadi salah satu nama dalam sejarah yang kurang dikenal masyarakat. Konon dialah sosok yang memengaruhi pemikiran DN Aidit di PKI.

Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit yang merupakan salah satu pentolan PKI, jadi orang yang paling diburu setelah peristiwa G30S terjadi pada tahun 1965.

Baca juga: Ungkapan Penyesalan Ketua PKI DN Aidit Sebelum Tertangkap dan Ditembak Mati

DN Aidit dianggap sebagai salah satu dalang peristiwa penculikan dan pembunuhan sejumlah Jenderal Angkatan Darat di sumur lubang buaya, Jakarta.

Setelah melakukan berbagai pelarian, DN Aidit pada akhirnya dapat ditangkap di Jawa Tengah dan dieksekusi oleh tentara Kostrad di dekat sebuah sumur di wilayah Boyolali.

Kisah Mister Gendeng Pengaruhi DN Aidit


Jauh sebelum memimpin PKI dan peristiwa G30S, DN Aidit diketahui telah banyak dipengaruhi oleh Mr Jusuf yang akrab disapa Mister Gendeng.

Mister Gendeng diketahui merupakan seorang revolusioner senior asal Jawa Timur yang aktif di Gerindo (Gerakan Rakyat Indonesia). Meski begitu, sosoknya ini sangat jarang diceritakan dalam sejarah Kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: Kisah Pidato Terakhir DN Aidit Sebelum Dieksekusi

Gendeng dalam bahasa Jawa berarti "Gila", hal itu menunjukkan kegilaannya karena sangat berani melawan Jepang. Ia bahkan tak gentar memaki-maki Jepang di depan umum.

Karena itulah mulai banyak pemuda yang termasuk Aidit, kagum terhadap Mister Gendeng. Di mana kala itu, Mr Jusuf dikenal sebagai pemimpin Joyoboyo, yakni gerakan anti fasis yang diketahui berasal dari wilayah karesidenan Besuki (Tapal Kuda atau Lumajang, Jember dan sekitarnya), Jawa Timur.



Setelah mendapatkan ijazah hukum dari Leiden Belanda tahun 1937, Mr Jusuf kabarnya pernah bekerja di departemen dalam negeri.

Setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, tepatnya pada 21 Oktober 1945, Mr Jusuf secara resmi mendirikan kembali PKI setelah pada tahun 1926 hancur karena gagal melakukan pemberontakan.

Kala itu, Mr Jusuf tampil sebagai ketua dengan Mr Suprapto sebagai sekretaris. Bangkitnya PKI mendapat sambutan meriah dari berbagai daerah.

Hingga akhir tahun 1945 cabang PKI telah berdiri di sejumlah daerah, yakni diantaranya Madiun, Malang, Surabaya, Sukabumi, Cirebon, Solo dan Pekalongan.

Sejak saat itu, PKI mulai aktif menerbitkan majalah Bintang Merah dengan oplah 3.000 eksemplar. Mereka juga mendirikan Laskar Merah, yakni di antaranya di Jombang, Madiun, Magetan, Purwokerto, Ambarawa, dan Yogyakarta.

Agenda politik pertama PKI pimpinan Mr Jusuf adalah mendesak pemerintahan Soekarno menggelar pemilihan umum secara langsung dan rahasia.

Dalam buku "Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan", Aidit yang telah menjadi ketua PKI menyebutkan jika mister gendeng adalah sosok komunis yang baik, yang kepemimpinannya di PKI tidak perlu diragukan.

Sebenarnya, Mister Gendeng memang tidak secara langsung memengaruhi pemikiran DN Aidit. Namun melalui tindakannya ketika memimpin PKI itulah yang membuat Aidit kagum dan terinspirasi.

Nama Mr Jusuf atau Mister Gendeng memang tak setenar DN Aidit, Sjam Kamaruzzaman, dan Njoto. Namun dia tetap menjadi salah satu sosok yang tidak dapat dilepaskan dalam sejarah.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Lahir dari Kas Masjid,...
Lahir dari Kas Masjid, Begini Cikal Bakal BRI yang Berusia 130 Tahun
Kunjungi Banda Neira,...
Kunjungi Banda Neira, Mendagri Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Sejarah
Hotel Legendaris Ini...
Hotel Legendaris Ini Hidupkan Kembali Identitas Historis dan Nilai Budaya Yogyakarta
Daftar Raja Kerajaan...
Daftar Raja Kerajaan Sriwijaya, dari Awal hingga Masa Keruntuhan
Kudeta Kekuasaan, Cerita...
Kudeta Kekuasaan, Cerita Sejarah Perjalanan Kerajaan Singasari hingga Disatukan Wisnuwardhana
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Rekomendasi
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved