Karier Militer Letjen TNI Edy Rahmayadi, Calon Gubernur Sumut Incumbent yang Pernah Jabat Pangkostrad
Kamis, 19 September 2024 - 06:29 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjalani penugasan di Kodam I/Bukit Barisan sekitar tiga tahun lamanya. Posisi yang dijabatnya mulai dari Pjs Pabandya Lat Kodam I/Bukit Barisan (1999),Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan (2000), dan Kasi Ops Rem 031/Wirabima Kodam I/Bukit Barisan (2001).
Pada 2002, Edy Rahmayadi dimutasi ke Kasi Ops Rem 011/Lilawangsa Kodam Iskandar Muda. Hanya bertahan satu tahun, dia kembali ditarik ke Kodam I/Bukit Barisan menjadi Komandan Kodim 0316/Batam, Kodam I/Bukit Barisan (2003) dan Kepala Staf Korem 031/Wirabima, Kodam I/Bukit Barisan (2005) sekaligus naik pangkat menjadi Letnan Kolonel.
Selanjutnya, Edy menjabat Pabandya 3/Banglarsat, Paban III/Binorg, Sopsad (2006) dan Dosen Golongan IV Seskoad (2007), dan Patun Seskoad (2007). Kariernya terus meningkat ketika menjabat Asops Kasdam Iskandar Muda (2008) yang mengantarkannya menyandang pangkat Kolonel.
Edy kemudian dimutasi menjadi Komandan Resimen Taruna Akademi Militer pada 2010 dan Pamen Denma Mabesad pada 2011. Pada 2012, Edy pecah bintang menjadi Brigjen TNI dengan mengemban amanat sebagai Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap Kodam XVII/Cendrawasih dan Dir Pemantapan Semangat Bela Negara, Deputi Bidang Pemantapan Nilai Kebangsaan, Lemhannas RI (2013).
Karier militer Edy Rahmyadi semakin bersinar ketika ditunjuk menjadi Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) I Kostrad pada 2014, sekaligus menambah bintang di pundaknya menjadi Mayjen TNI. Setahun kemudian, Edy mendapat kepercayaan Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, tempat dia banyak menjalani karier kemiliterannya.
Puncak karier Edy Rahmayadi ketika ditunjuk menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) periode 2015-2018 dan mengantarkannya menyandang pangkat jenderal bintang tiga (Letjen TNI). Kala itu, Edy menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang dimutasi menjadi KSAD.
Pada 2002, Edy Rahmayadi dimutasi ke Kasi Ops Rem 011/Lilawangsa Kodam Iskandar Muda. Hanya bertahan satu tahun, dia kembali ditarik ke Kodam I/Bukit Barisan menjadi Komandan Kodim 0316/Batam, Kodam I/Bukit Barisan (2003) dan Kepala Staf Korem 031/Wirabima, Kodam I/Bukit Barisan (2005) sekaligus naik pangkat menjadi Letnan Kolonel.
Selanjutnya, Edy menjabat Pabandya 3/Banglarsat, Paban III/Binorg, Sopsad (2006) dan Dosen Golongan IV Seskoad (2007), dan Patun Seskoad (2007). Kariernya terus meningkat ketika menjabat Asops Kasdam Iskandar Muda (2008) yang mengantarkannya menyandang pangkat Kolonel.
Edy kemudian dimutasi menjadi Komandan Resimen Taruna Akademi Militer pada 2010 dan Pamen Denma Mabesad pada 2011. Pada 2012, Edy pecah bintang menjadi Brigjen TNI dengan mengemban amanat sebagai Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap Kodam XVII/Cendrawasih dan Dir Pemantapan Semangat Bela Negara, Deputi Bidang Pemantapan Nilai Kebangsaan, Lemhannas RI (2013).
Karier militer Edy Rahmyadi semakin bersinar ketika ditunjuk menjadi Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) I Kostrad pada 2014, sekaligus menambah bintang di pundaknya menjadi Mayjen TNI. Setahun kemudian, Edy mendapat kepercayaan Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, tempat dia banyak menjalani karier kemiliterannya.
Puncak karier Edy Rahmayadi ketika ditunjuk menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) periode 2015-2018 dan mengantarkannya menyandang pangkat jenderal bintang tiga (Letjen TNI). Kala itu, Edy menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang dimutasi menjadi KSAD.
Lihat Juga :