Karier Militer Letjen TNI Edy Rahmayadi, Calon Gubernur Sumut Incumbent yang Pernah Jabat Pangkostrad
Kamis, 19 September 2024 - 06:29 WIB
loading...
Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi kembali maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) berpasangan dengan Hasan Basri Sagala pada Pilkada 2024. Foto/Pen Kostrad
A
A
A
MEDAN - Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi kembali maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) berpasangan dengan Hasan Basri Sagala pada Pilkada 2024 . Sebagai incumbent, mantan Pangkostrad ini diusung oleh PDIP, Hanura, Partai Gelora, PKN, Partai Ummat, dan Partai Buruh.
Sebelum terjun ke politik, Edy memiliki karier yang cemerlang di militer. Pria kelahiran Sabang, Aceh pada 10 Maret 1961 ini merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil)tahun 1985 yang berpengalaman dalam bidang Infanteri.
Baca juga: Kisah Letnan Jenderal TNI (Purn) Soegito, Jual Sepeda dan Palsukan Tanda Tangan Bapaknya demi Masuk Akmil
Lulus dari Akmil, Edy mengawali karier sebagai Danton Kostrad dan Danton Yonif 321/Galuh Taruna (1985). Untuk delapan tahun berikutnya, Edy menjalankan pengabdiannya di Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih, pasukan elite infanteri mobile udara yang bermarkas di Kota Banjar, Jawa Barat.
Diawali mengisi jabatan Danton 2/A Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1986), Danton I/B Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1988), Dankipan B Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1989), dan Dankipan A Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1993).
Naik pangkat menjadi Mayor, Edy mendapat penugasan baru menjadi Kasi Ops dan Org Bagsis Pussenif Kodiklatad tahun 1996. Dari Pussenif Kodiklatad, pria berdarah Melayu Deli ini dimutasi ke Kodam I/Bukit Barisan.
Sebelum terjun ke politik, Edy memiliki karier yang cemerlang di militer. Pria kelahiran Sabang, Aceh pada 10 Maret 1961 ini merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil)tahun 1985 yang berpengalaman dalam bidang Infanteri.
Baca juga: Kisah Letnan Jenderal TNI (Purn) Soegito, Jual Sepeda dan Palsukan Tanda Tangan Bapaknya demi Masuk Akmil
Lulus dari Akmil, Edy mengawali karier sebagai Danton Kostrad dan Danton Yonif 321/Galuh Taruna (1985). Untuk delapan tahun berikutnya, Edy menjalankan pengabdiannya di Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih, pasukan elite infanteri mobile udara yang bermarkas di Kota Banjar, Jawa Barat.
Diawali mengisi jabatan Danton 2/A Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1986), Danton I/B Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1988), Dankipan B Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1989), dan Dankipan A Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1993).
Naik pangkat menjadi Mayor, Edy mendapat penugasan baru menjadi Kasi Ops dan Org Bagsis Pussenif Kodiklatad tahun 1996. Dari Pussenif Kodiklatad, pria berdarah Melayu Deli ini dimutasi ke Kodam I/Bukit Barisan.
Lihat Juga :