Selama 14 Hari, 26 Tersangka Pencurian dengan Kekerasan Digulung Polda DIY
Kamis, 27 Agustus 2020 - 14:11 WIB
loading...
A
A
A
"Ibu-ibu yang memakai perhiasan saat belanja sayur di pagi hari atau sedang menyapu halaman juga menjadi target. Pelaku mendekati dan pura-pura bertanya kemudian melakukan penjambretan,” kata Burkan saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Kamis (27/8/2020).
Modus lainnya yaitu perampasan motor, awalnya pura-pura menolong pengendara motor yang bermasalah seperti macet atau ban kempes. Kemudian merampas secara paksa.
“Modus terakhir, dengan melukai korban terlebih dahulu baru merampas barang-barang korban,” terang mantan Kapolres Sleman itu.
Selain itu, pelaku curas juga mengunakan berbagai macam masker saat melakukan aksinya. Satu tersangka jambret di 15 lokasi wilayah Yogyakarta dan Bantul yang ditangkap membawa 14 masker di dalam tasnya untuk kamuflase.
“Titik rawan yang paling tinggi tindakan curas, yakni di jalanan gang besar dan sepi antara pukul 05.00 WIB-06.30 WIB,” jelasnya.
Untuk itu, dia menghimbau mayarakat saat berpergian (khususnya ib-ibu) tidak membawa dan memakai barang-barang berharga (perhiasan) berlebihan.
Modus lainnya yaitu perampasan motor, awalnya pura-pura menolong pengendara motor yang bermasalah seperti macet atau ban kempes. Kemudian merampas secara paksa.
“Modus terakhir, dengan melukai korban terlebih dahulu baru merampas barang-barang korban,” terang mantan Kapolres Sleman itu.
Selain itu, pelaku curas juga mengunakan berbagai macam masker saat melakukan aksinya. Satu tersangka jambret di 15 lokasi wilayah Yogyakarta dan Bantul yang ditangkap membawa 14 masker di dalam tasnya untuk kamuflase.
“Titik rawan yang paling tinggi tindakan curas, yakni di jalanan gang besar dan sepi antara pukul 05.00 WIB-06.30 WIB,” jelasnya.
Untuk itu, dia menghimbau mayarakat saat berpergian (khususnya ib-ibu) tidak membawa dan memakai barang-barang berharga (perhiasan) berlebihan.
Lihat Juga :