Napi Meninggal Tertelungkup di Sel Tahanan Lapas Cipinang
Senin, 16 September 2024 - 12:57 WIB
loading...
Narapidana (napi) Lapas Cipinang Jakarta Timur ditemukan meninggal tertelungkup di kamar tahanan, Minggu (15/9/2024) malam. FOTO ILUSTRASI/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Narapidana (napi) Lapas Cipinang Jakarta Timur ditemukan meninggal tertelungkup di kamar tahanan, Minggu (15/9/2024) malam. Pria berinisial D berusia 47 tahun itu meninggal dunia diduga karena sakit.
"Pada hari Minggu, 15 September 2024 pukul 19.20 WIB telah terjadi penemuan mayat (tahanan), di dalam Lapas Cipinang Blok Type III Lantai 3 Kamar 326 Wilayah Kelurahan Cipinang Besar Utara Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (16/9/2024).
Ade Ary menjelaskan, korban diduga meninggal dunia akibat sakit. Terlebih, tidak ada tanda-tanda kekerasan seperti luka akibat benda tumpul maupun tajam.
Baca juga: 41 Napi Tewas di Lapas Tangerang, Lapas di Bali Langsung Antisipasi Kebakaran
"Telah dilakukan pengecekan dari identifikasi Polres bahwa dari hasil pemeriksaan awal Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan benda tumpul maupun tajam dan dapat diperkirakan bahwa orang tersebut meninggal dikarenakan sakit," katanya.
Dijelaskan, saksi 1 berinisial EJS bertemu dengan korban terakhir kali pada Sabtu, 14 September 2024 pukul 17.30 WIB. "Saat itu korban hendak ke kamar mandi dan sepulang dari kamar mandi korban bertemu saksi dan sempat memesan perihal makanan yang minta tolong untuk diantar ke kamar korban," katanya.
Lalu pada pukul 21.00 WIB, kata Ade Ary, saksi I menerima makanan dari pihak lapas, kemudian mengantarkan makanan tersebut ke kamar korban dan melihat korban saat itu tertidur.
"Pada hari Minggu, 15 September 2024 pukul 19.20 WIB telah terjadi penemuan mayat (tahanan), di dalam Lapas Cipinang Blok Type III Lantai 3 Kamar 326 Wilayah Kelurahan Cipinang Besar Utara Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (16/9/2024).
Ade Ary menjelaskan, korban diduga meninggal dunia akibat sakit. Terlebih, tidak ada tanda-tanda kekerasan seperti luka akibat benda tumpul maupun tajam.
Baca juga: 41 Napi Tewas di Lapas Tangerang, Lapas di Bali Langsung Antisipasi Kebakaran
"Telah dilakukan pengecekan dari identifikasi Polres bahwa dari hasil pemeriksaan awal Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan benda tumpul maupun tajam dan dapat diperkirakan bahwa orang tersebut meninggal dikarenakan sakit," katanya.
Dijelaskan, saksi 1 berinisial EJS bertemu dengan korban terakhir kali pada Sabtu, 14 September 2024 pukul 17.30 WIB. "Saat itu korban hendak ke kamar mandi dan sepulang dari kamar mandi korban bertemu saksi dan sempat memesan perihal makanan yang minta tolong untuk diantar ke kamar korban," katanya.
Lalu pada pukul 21.00 WIB, kata Ade Ary, saksi I menerima makanan dari pihak lapas, kemudian mengantarkan makanan tersebut ke kamar korban dan melihat korban saat itu tertidur.
Lihat Juga :