Garap Kerja Sama Service Pesawat, PTDI Optimistis Kuasai Pasar Dalam Negeri

Kamis, 27 Agustus 2020 - 09:40 WIB
loading...
Garap Kerja Sama Service...
ilustrasi
A A A
BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) optimistis dapat menguasai pangsa pasar service pesawat terbang di Tanah Air, seiring dilakukannya sejumlah kerja sama pemeliharaan pesawat dengan maskapai terbesar nasional.

Terakhir, PTDI dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk, (GMF) menyepakati nota kesepahaman untuk kerja sama berbagai bidang. Meliputi perawatan pesawat terbang, kerja sama engineering services dan modifikasi pesawat terbang, dan pengerjaan services/repair komponen pesawat terbang.

(Baca juga: Geram Pelaku Pencabulan Bocah 4 Tahun Bebas Berkeliaran, Orang Tua Ngadu ke KPAI )

Selain itu, juga disepakati kerja sama pengembangan sumber daya manusia di bidang kedirgantaraan, pemanfaatan fasilitas, sarana, dan prasana yang dimiliki, dan kerja sama pengadaan material atau part serta pemanfaatan stok yang dimiliki.

“Kami percaya kerja sama ini akan mampu membawa PTDI dan GMF memenuhi harapan pemerintah. Merebut peluang domestik dan global dengan memaksimalkan potensi putra bangsa," kata Direktur Teknologi dan Pengembangan PTDI Gita Amperiawan, dalam siaran persnya, Kamis (27/8/2020).

(Baca juga: Viral Video Sepasang Kekasih Bercumbu di Atas Motor hingga Terjatuh )

Kerja sama ini, kata dia, diharapkan menjadi awal lahirnya kerja sama selanjutnya, memperdalam sektor bisnis dan capability yang dapat digarap bersama. Karena, potensi jangka panjang dari kerja sama GMF dan PTDI juga diharapkan dapat membuka peluang untuk menggandeng partner lain. Sehingga diharapkan dapat memperluas cakupan bisnis serta memperkuat dominasi pasar domestik maupun internasional.

Menurut dia, kerja sama yang dijajaki dan dijalin diharapkan dapat menjadi kolaborasi strategis antara GMF dan PTDI guna mendukung percepatan pemulihan industri penerbangan tanah air di kala pandemi.

GMF dan PTDI, telah diamanahkan oleh Pemerintah untuk bersinergi guna memperkuat industri pertahanan nasional. Hal ini diwujudkan dalam sebuah kolaborasi modernisasi pesawat C-130H yang diharapkan dapat menjadi project di mana ke dua perusahaan mampu mengombinasikan kapabilitas masing-masing.

Direktur Utama GMF I Wayan Susena mengatakan, kerjasama ini sekaligus membuka peluang untuk saling memanfaatkan kemampuan dan kapabilitas masing-masing agar tercipta sebuah ekosistem dunia penerbangan yang lebih kompleks.

"Sebuah kesempatan yang memfasilitasi kita untuk meraup pasar lebih besar secara lebih efisien, dengan menghindari terjadinya double capability dan double investment.” imbuh dia
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heli 412 Jatuh, PTDI...
Heli 412 Jatuh, PTDI Siap Bantu Proses Investigasi
PTDI Buka Program Edutainment,...
PTDI Buka Program Edutainment, Masyarakat Bisa Lihat Pabrik Pesawat Setiap Akhir Pekan
PT Dirgantara Indonesia...
PT Dirgantara Indonesia Terima Pesanan 21 Unit Pesawat N219
Pesawat Buatan Indonesia...
Pesawat Buatan Indonesia N219 Dibeli Perusahaan Logistik
Pesawat N219 Diproduksi...
Pesawat N219 Diproduksi Massal Tahun Depan, PTDI Bidik Komersialisasi Produk
PTDI Kirim Pesawat NC212i...
PTDI Kirim Pesawat NC212i Kapasitas 28 Penumpang Pesanan Thailand
Raih Gelar Doktor, Anggota...
Raih Gelar Doktor, Anggota BPK Nyoman Adhi Teliti Peran PT DI dalam Pertahanan Nasional
Prabowo Ratas dengan...
Prabowo Ratas dengan Dirut Dirgantara dan Pindad, Bahas Apa?
Dena Hendriana Didapuk...
Dena Hendriana Didapuk Jadi Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia, Ini Profilnya
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Infografis
Tunjangan Beasiswa LPDP...
Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved