alexametrics

Biadab, Anak Bunuh Bapak Kandung dan Mayatnya Dikubur di Septic Tank

loading...
Biadab, Anak Bunuh Bapak Kandung dan Mayatnya Dikubur di Septic Tank
Septic tank tempat jasad Rahadi dikubur usai dibunuh oleh anak kandungnya, Udin, di esa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jateng. Foto/iNews.id/Yunibar
A+ A-
TEGAL - Sadis dan biadab, itulah pembunuhan yang dilakukan Udin (28), terhadap bapak kandungnya, Rahadi (58), warga Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jateng.

Rahadi tewas setelah dibunuh Udin di rumahnya. Sadisnya lagi, mayat Rahadi dikubur di dalam septic tank yang ada di samping rumahnya. (Baca juga: Tak Terima Ditegur saat Merokok, Anak Bunuh Ayah Kandung)

Jasad Rahadi ditemukan pertama kali oleh istrinya, Surip (56), dalam keadaan kaku tak beryawa terbungkus tikar di lubang septic tank.



Surip curiga saat melihat ceceran darah di dalam rumah. Dia kemudian menelusuri ceceran darah tersebut hingga menemukan jasad suaminya terkubur di dalam septic tank. Surip lantas berteriak dan minta tolong pada warga.

Polisi yang mendatangi lokasi langsung mengevakuasi jasad Rahadi, dibantu sejumlah warga. (Baca juga: Hanya karena Ditegur, Pemuda di Cengkareng Tega Bunuh Ayah Kandung)

Menurut salah satu warga, Suhadi, saat kejadian tidak ada satupun warga yang mengetahui. Suhadi menceritakan, Surip bahkan sempat bertanya pada pelaku mengenai keberadaan korban. "Udin hanya menjawab, nanti sore juga pulang," kata Suhadi.

Suhadi menambahkan, Udin sering bertingkah aneh dan sering melakukan kekerasan terhadap kakak-kakaknya. “Tiap kali lihat orang kok kayaknya maunya bacok saja,” katanya.

Dia mengatakan, Udin awalnya sehat dan normal. Dia bahkan sempat bekerja di pelayaran. Namun saat pulang ke Indonesia, tingkah lakunya jadi aneh. Sebelum kejadian, Udin tinggal bertiga bersama ayah dan ibunya. Sementara kakak-kakaknya tinggal di rumahnya masing-masing.

Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Gunawan Wibisono mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan beberapa saksi. Senjata yang digunakan berupa kapak yang sempat dibuang pelaku juga sudah diamankan sebagai barang bukti. Usai membunuh, pelaku menyerahkan diri ke Mapolsek Warureja, Kabupaten Tegal.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti, tikar pembungkus korban, baju dan sarung korban.

Dari hasil identifikasi, korban mengalami luka sayatan di leher dan punggung akibat sayatan benda tajam. Pelaku bahkan sempat berusaha menghilangkan jejak dengan menutup lubang septic tank dengan adukan semen.

"Ada tiga saksi yang diperiksa, menurut mereka, pelaku juga sering melakukan kekerasan pada keluarganya sendiri," katanya. (Baca juga: Anak Tikam Ayah Kandung Hingga Tewas Karena Warisan)

Kasatreskrim menambahkan, pihanya juga akan mendatangkan psikiater untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku. Dari keterangan yang diperoleh dari saksi, Udin pernah menjalani perawatan di poli kesehatan jiwa RS Mitra Siaga Tegal, Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.

“Kemungkinan pelaku mengidap gangguan jiwa, tapi itu masih menunggu yang berwenang menyatakan itu dokter kejiwaan,” kata Gunawan. Sementara jasad korban dibawa ke RSUD Suradadi Tegal untuk dilakukan visum.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak