Bioskop Kembail Dibuka, Anies Yakin Tak Bakal Jadi Kluster Baru Corona
Kamis, 27 Agustus 2020 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
Zubairi mencontohkan peningkatan kasus luar biasa di Brasil, dari 1 juta orang ke 2 juta orang positif Covid-19 tidak sampai dua bulan. “Atas dasar perubahan pengetahuan (adanya penularan) airborne itu, kita belajar dari banyak negara lain. Kita harus belajar lebih ketat,” ujarnya.
Sebagai informasi, hingga kemarin penyebaran wabah Covid-19 di Tanah Air, termasuk DKI Jakarta, belum bisa dikendalikan sepenuhnya. Tercatat kasus positif hingga 26 Agustus 2020 bertambah 2.306 kasus sehingga akumulasi sebanyak 160.165 orang.
Keunikan Bioskop
Anies Baswedan mengatakan, pembukaan bioskop di Jakarta merujuk pada studi dan kajian dari para pakar. Salah satunya terkait dengan keunikan bioskop yang berbeda dengan fasilitas umum seperti restoran maupun kafe. Dari keunikan itu memungkinkan bioskop di Jakarta akan segera dibuka kembali dalam waktu dekat. Keunikan itu di antaranya penonton tidak saling berbicara sehingga meminimalkan terjadinya penularan Covid-19 melalui droplet.
“Yang pertama, para penonton itu tidak saling berbicara. Ini berbeda dengan restoran, kafe, yang satu sama lain justru ngobrol. Kalau di bioskop justru semua diam. Kalaupun ada percakapan, maka percakapan itu antara orang yang kenal. Jarang ada percakapan antarorang yang tidak kenal,” urai Anies. (Lihat videonya: 5 Orang di Tangerang Tewas Usai Minum Miras Oplosan)
Keunikan lain terkait posisi penonton yang satu arah dan semuanya berbicara pada arah yang sama atau bukan interaksi berhadap-hadapan. (Binti Mufarida/FW Bahtiar)
Sebagai informasi, hingga kemarin penyebaran wabah Covid-19 di Tanah Air, termasuk DKI Jakarta, belum bisa dikendalikan sepenuhnya. Tercatat kasus positif hingga 26 Agustus 2020 bertambah 2.306 kasus sehingga akumulasi sebanyak 160.165 orang.
Keunikan Bioskop
Anies Baswedan mengatakan, pembukaan bioskop di Jakarta merujuk pada studi dan kajian dari para pakar. Salah satunya terkait dengan keunikan bioskop yang berbeda dengan fasilitas umum seperti restoran maupun kafe. Dari keunikan itu memungkinkan bioskop di Jakarta akan segera dibuka kembali dalam waktu dekat. Keunikan itu di antaranya penonton tidak saling berbicara sehingga meminimalkan terjadinya penularan Covid-19 melalui droplet.
“Yang pertama, para penonton itu tidak saling berbicara. Ini berbeda dengan restoran, kafe, yang satu sama lain justru ngobrol. Kalau di bioskop justru semua diam. Kalaupun ada percakapan, maka percakapan itu antara orang yang kenal. Jarang ada percakapan antarorang yang tidak kenal,” urai Anies. (Lihat videonya: 5 Orang di Tangerang Tewas Usai Minum Miras Oplosan)
Keunikan lain terkait posisi penonton yang satu arah dan semuanya berbicara pada arah yang sama atau bukan interaksi berhadap-hadapan. (Binti Mufarida/FW Bahtiar)
(ysw)
Lihat Juga :