Ratusan Peziarah dari Indonesia Masuki Timor Leste Ikuti Misa Agung Bersama Paus Fransiskus
Senin, 09 September 2024 - 14:40 WIB
loading...
Ratusan peziarah dari Keuskupan Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur telah memulai perjalanan mereka ke Timor Leste untuk menghadiri Misa Agung yang akan dipimpin oleh Paus Fransiskus. Foto/iNews TV/Stefanus Dile Payong
A
A
A
DILI - Ratusan peziarah dari Keuskupan Atambua, Kabupaten Belu , Nusa Tenggara Timur telah memulai perjalanan mereka ke Timor Leste untuk menghadiri Misa Agung yang akan dipimpin oleh Paus Fransiskus . Para peziarah ini memasuki Timor Leste melalui Pos Lintas Batas Nasional Terpadu (PLBN) Motain pada pagi hari ini, Senin (9/9/2024).
Setelah menyelesaikan pemeriksaan kelengkapan dokumen paspor di PLBN Motain, para peziarah melanjutkan perjalanan mereka melalui jalur darat menuju Tasitolu, Kota Dili, tempat Misa Agung akan berlangsung pada 10 September. Proses pemeriksaan dokumen paspor oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai dari Indonesia dan Timor Leste dilakukan secara ketat untuk memastikan kelancaran perjalanan.
Baca juga: Paus Fransiskus di Papua Nugini, TNI AD Pantau Ketat Jalan-jalan Tikus di Perbatasan
Puluhan kendaraan umum yang digunakan oleh para peziarah juga telah ditandai dengan nomor urut keuskupan, sehingga perjalanan mereka bisa berlangsung dengan aman. Felix Da Costa, salah satu peziarah dari Keuskupan Atambua, mengungkapkan kerinduannya untuk bertemu Paus Fransiskus. Ia berharap dapat menerima berkat dan kesehatan melalui momen ini.
"Saya dan keluarga sangat berharap dapat bertemu dan berjabat tangan dengan Bapak Suci. Kami yakin dengan berkat dari Paus, kami akan diberikan kesehatan dan umur panjang," ujar Felix Da Costa.
Setelah menyelesaikan pemeriksaan kelengkapan dokumen paspor di PLBN Motain, para peziarah melanjutkan perjalanan mereka melalui jalur darat menuju Tasitolu, Kota Dili, tempat Misa Agung akan berlangsung pada 10 September. Proses pemeriksaan dokumen paspor oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai dari Indonesia dan Timor Leste dilakukan secara ketat untuk memastikan kelancaran perjalanan.
Baca juga: Paus Fransiskus di Papua Nugini, TNI AD Pantau Ketat Jalan-jalan Tikus di Perbatasan
Puluhan kendaraan umum yang digunakan oleh para peziarah juga telah ditandai dengan nomor urut keuskupan, sehingga perjalanan mereka bisa berlangsung dengan aman. Felix Da Costa, salah satu peziarah dari Keuskupan Atambua, mengungkapkan kerinduannya untuk bertemu Paus Fransiskus. Ia berharap dapat menerima berkat dan kesehatan melalui momen ini.
"Saya dan keluarga sangat berharap dapat bertemu dan berjabat tangan dengan Bapak Suci. Kami yakin dengan berkat dari Paus, kami akan diberikan kesehatan dan umur panjang," ujar Felix Da Costa.
Lihat Juga :