Pria Pengangguran Curi Puluhan Router Wifi di Kafe dan Rumah di Kota Malang
Sabtu, 07 September 2024 - 10:43 WIB
loading...
A
A
A
Anton menambahkan bila tersangka Gustenvert itu pernah bekerja di sana pada periode 2018-2022. Alhasil pelaku beraksi dengan mudah dan mengambil membawa router-router milik pengguna Indihome, hingga akhirnya terendus oleh pihak Indihome Telkom karena adanya keluhan kehilangan router wifi.
"Namun setelah diambil kemudian tidak diganti, datang lagi nanti beberapa titik, sampai dengan 34 titik yang diambil oleh tersangka ini. Dari kejadian tersebut Telkomsel merasa dirugikan, dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lowokwaru," jelas dia.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk rekaman bukti kamera CCTV itu akhirnya polisi mengidentifikasi terduga pelaku bernama Gustenvert. Ia berhasil diamankan pada 30 Juli 2024 oleh petugas.
"Jadi dia ini dulu bekerja di sana, makanya punya seragam. Dia menjual routernya secara online," ungkapnya.
Di sisi lain, Gustenvert pelaku mengakui bila ia terdesak kebutuhan ekonomi hingga mengaku sebagai pegawai Indihome untuk mengambil router internet di tempat usaha, hingga rumah pengguna. Ia beraksi sejak November 2023 hingga terakhir pada Juni 2024 lalu menyasar sebuah kafe di kawasan Lowokwaru, Kota Malang.
"Namun setelah diambil kemudian tidak diganti, datang lagi nanti beberapa titik, sampai dengan 34 titik yang diambil oleh tersangka ini. Dari kejadian tersebut Telkomsel merasa dirugikan, dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lowokwaru," jelas dia.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk rekaman bukti kamera CCTV itu akhirnya polisi mengidentifikasi terduga pelaku bernama Gustenvert. Ia berhasil diamankan pada 30 Juli 2024 oleh petugas.
"Jadi dia ini dulu bekerja di sana, makanya punya seragam. Dia menjual routernya secara online," ungkapnya.
Di sisi lain, Gustenvert pelaku mengakui bila ia terdesak kebutuhan ekonomi hingga mengaku sebagai pegawai Indihome untuk mengambil router internet di tempat usaha, hingga rumah pengguna. Ia beraksi sejak November 2023 hingga terakhir pada Juni 2024 lalu menyasar sebuah kafe di kawasan Lowokwaru, Kota Malang.
Lihat Juga :