alexametrics

Agus Korban Terbakar Kios Bensin di Tanggamus Akhir Meninggal, Anaknya Masih Dirawat

loading...
Agus Korban Terbakar Kios Bensin di Tanggamus Akhir Meninggal, Anaknya Masih Dirawat
Agus warga Pekon Sampang Turus, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Lampung yang menjadi korban terbakar saat kios bensinnya dilalap si jago merah, akhirnya meninggal pada Senin (21/10/2019). Foto korban dimakamkan/iNews TV/Indra S
A+ A-
TANGGAMUS - Agus warga Pekon Sampang Turus, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Lampung yang menjadi korban terbakar saat kios bensinnya dilalap si jago merah, akhirnya meninggal pada Senin (21/10/2019). Sebelumnya Agus sempat dirawat di Rumah Sakit Batin Mangkunang selama tiga hari dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung dan sesampainya disana Agus menghembuskan nafas terakhirnya. (Baca: Bapak dan Anak Terbakar dalam Kios Bensin di Tanggamus Lampung)

Pj Kepala Pekon Sampang Turus Bahri mengatakan, Agus sempat dibawa ke Rumah Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung tetapi karena mengalami luka sekujur tubuhnya sekitar 90% korban akhirnya meninggal dunia.

"Jenazah Agus langsung dibawa pulang dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Sampang Turus, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus," kata dia.



Sebelumnya rumah dan kios Agus warga Pekon Sampang Turus, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Lampung hampir ludes dilalap si jago merah, Selasa (15/10/2019). Namun akibat kebakaran tersebut Agus dan anaknya Ahmat Ropei mengalami luka bakar.

Menurut Marhan saksi di TKP, kejadian tersebut karena kelalaian dari sang pemilik rumah yang menjual bensin dimana saat istri menggunakan lilin api untuk mengemas gula pasir tanpa disadari api menyambar bensin dan sehingga terjadi kebakaran.

Lalu maksud hati ingin menyelamatkan harta bendanya nahas justru Agus tersiram bensin dan terbakar badannya. Melihat sang bapak terbakar sang anak Ahmat Ropei mau menyelamatkannya sehingga ikut bergelut dengan api.

Kini sang anak Ahmad Rofei berjuang untuk kesembuhnya yang mengalami luka bakar 80 persen masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak