Polda Jateng Periksa 11 Saksi terkait Kasus Tewasnya Dokter Aulia Risma Lestari
Jum'at, 06 September 2024 - 13:44 WIB
loading...
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Simamora mengatakan telah memeriksa 11 orang saksi terkait kasus tewasnya Dokter Aulia Risma Lestari, Mahasiswi Program PPDS Anestesi FK Undip. Foto/SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah telah memeriksa 11 orang saksi terkait kasus tewasnya Dokter Aulia Risma Lestari , Mahasiswi Program PPDS Anestesi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip). Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami unsur pidana yang disangkakan dalam kasus tersebut.
Tim penyidik Unit Remaja, Anak, dan Perempuan (Renata) Ditreskrimum Polda Jateng langsung menangani kasus dugaan perundungan yang dialami oleh almarhumah Dokter Aulia Risma Lestari saat menjalani program PPDS Anestesi di RSUP Dr Kariadi Semarang.
Baca juga: Makam dr Aulia Risma Mahasiswa PPDS FK Undip Bakal Dibongkar? Ini Respons Polda Jateng
Kasus ini mulai ditangani polisi setelah ibunda mendiang dokter Aulia Risma Lestari, Nuzmatun Malinah melapor ke Polda Jawa Tengah pada Rabu 5 September 2024. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan, penghinaan, hingga pemerasan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Simamora mengatakan pihaknya telah memeriksa 11 orang saksi terkait kasus tewasnya Dokter Aulia di Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.
"Satu laporan polisi dan nanti kita kembangkan dari saksi-saksi yang kita periksa nanti akan mengembang ke pihak-pihak terkait. Kita akan melakukan pemanggilan. Jadi hasil pemeriksaan saksi ini pasti akan berkembang lagi, akan kita lakukan pemanggilan-pemanggilan," ujarnya kepada wartawan di Polda Jateng, Jumat (6/9/2024).
Belasan saksi ini terdiri dari keluarga korban, rekan dokter seangkatan, serta saksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tidak menutup kemungkinan, polisi juga akan memeriksa dokter senior di RSUP Dr Kariadi, tempat dokter Aulia Risma Lestari bertugas sebelum ditemukan meninggal.
Tim penyidik Unit Remaja, Anak, dan Perempuan (Renata) Ditreskrimum Polda Jateng langsung menangani kasus dugaan perundungan yang dialami oleh almarhumah Dokter Aulia Risma Lestari saat menjalani program PPDS Anestesi di RSUP Dr Kariadi Semarang.
Baca juga: Makam dr Aulia Risma Mahasiswa PPDS FK Undip Bakal Dibongkar? Ini Respons Polda Jateng
Kasus ini mulai ditangani polisi setelah ibunda mendiang dokter Aulia Risma Lestari, Nuzmatun Malinah melapor ke Polda Jawa Tengah pada Rabu 5 September 2024. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan, penghinaan, hingga pemerasan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Simamora mengatakan pihaknya telah memeriksa 11 orang saksi terkait kasus tewasnya Dokter Aulia di Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.
"Satu laporan polisi dan nanti kita kembangkan dari saksi-saksi yang kita periksa nanti akan mengembang ke pihak-pihak terkait. Kita akan melakukan pemanggilan. Jadi hasil pemeriksaan saksi ini pasti akan berkembang lagi, akan kita lakukan pemanggilan-pemanggilan," ujarnya kepada wartawan di Polda Jateng, Jumat (6/9/2024).
Belasan saksi ini terdiri dari keluarga korban, rekan dokter seangkatan, serta saksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tidak menutup kemungkinan, polisi juga akan memeriksa dokter senior di RSUP Dr Kariadi, tempat dokter Aulia Risma Lestari bertugas sebelum ditemukan meninggal.
Lihat Juga :