alexametrics

Program KOTAKU Hilangkan Kesan Kumuh di Kota Gorontalo

loading...
A+ A-
GORONTALO - Kepala Dinas Perkim Kota Gorontalo Meydi N. Silangen mengatakan bahwa program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) berhasil menghilangkan kesan kumuh di Kota Gorontalo. Semua gang-gang yang sebelumnya kumuh dan sulit dilalui oleh kendaraan, kini asri dan memperindah lingkungan masyarakat permukiman.

Khusus pada tahun ini program tersebut terus dilaksanakan dengan program kegiatan skala lingkungan di empat kelurahan. Di antaranya Kelurahan Donggala, Siendeng, Limba B dan Kelurahan Dembe. "Untuk skala lingkungan di empat kelurahan ini, kami menggunakan anggaran sebesar Rp4 miliar. Programnya pemeliharaan drainase dan peningkatan kualitas drainase," ujar Novi, Rabu (16/10/19).

Selain itu, pelaksanaan program KOTAKU di setiap kelurahan ini ada juga anggarannya berasal dari Dana Kelurahan. Salah satunya pelaksanaan program KOTAKU di Kelurahan Limba U2.



Dimana pelaksanaan program kegiatan KOTAKU di kelurahan tersebut yakni melakukan rehabilitasi jalan lingkungan dengan anggaran Dana Kelurahan sebesar Rp370 juta.

Secara Nasional menurut Novi kegiatan tersebut sangat memberikan pengaruh terhadap pengurangan luasan kawasan kumuh. Apalagi target Pemerintah Pusat dalam program tersebut, harus mengurangi sebesar 38.431 hektare kawasan kumuh.

"Di Kota Gorontalo sendiri program KOTAKU tidak hanya dikerjakan oleh Pemerintah Daerah saja, melainkan turut melibatkan masyarakat yang tergabung dalam pengurus BKM. Luasan kumuh di Kota Gorontalo yang berhasil dikurangi sejak tahun 2018 kemarin, sudah mencapai 142.54 ha atau 63 persen," terang Novi.

Progres pelaksanaan program KOTAKU sejak tahun 2016 lalu, sangat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Sebab mempermudah masyarakat untuk beraktivitas dan program ini pula menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Gorontalo dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Target kami, yakni menuntaskan kawasan kumuh di Kota Gorontalo. Dengan tujuan untuk menyejahterakan masyarakat, melalui program strategis seperti ini serta mengembangkan daerah agar lebih maju seiring dengan perkembangan zaman," tutup Novi.

Sementara itu Wali Kota Gorontalo Marten Taha menjelaskan bahwa program KOTAKU turut membantu Pemerintah Kota Gorontalo dalam mengendalikan banjir dan genangan yang kerap terjadi dimusim hujan.

"Jika biasanya pada tahun-tahun sebelumnya di kawasan permukiman warga sering terjadi banjir dan genangan, akibat hujan lebat. Maka sekarang ini banjir sudah tidak ada, dan genangan air berkurang dengan signifikan. Meski demikian, kami sebagai Pemerintah Kota Gorontalo terus berupaya untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui program KOTAKU," singkat Marten.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak