alexametrics

3 Nelayan Pangkalan Bun Hilang saat Mencari Ikan

loading...
3 Nelayan Pangkalan Bun Hilang saat Mencari Ikan
Tiga nelayan asal Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) hilang saat melaut sejak Jumat 4 Oktober 2019. Foto/iNewsTV/Sigit Dzakwan
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Tiga nelayan asal Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) hilang saat melaut sejak Jumat 4 Oktober 2019.

Tiga nelayan yang masih satu keluarga, adalah Irwansyah alias Dondoy (35), Sunarto alias Nato (35), dan Subanrio alias Iban (40). Semuanya warga Jalan Perwira Gang Kenanga RT 10, Kelurahan Mendawai.

Anggota Pos SAR Pangkalan Bun, Kantor SAR Banjarmasin, Indra Saputra menjelaskan, laporan hilang tiga nelayan tersebut disampaikan oleh pihak keluarga pada Selasa 8 Oktober 2019. Dari laporan keluarga korban diketahui ketiga nelayan tersebut melaut pada Jumat, 4 Oktober 2019 sekitar pukul 13.30 WIB.



“Mereka berangkat menggunakan KM Berkat Barokah berangkat dari Sungai Arut Kelurahan Mendawai," jelas Indra saat dikonfirmasi, Rabu (9/10/2019).

Indra menjelaskan, berdasarkan laporan keluarga korban, ketiga nelayan tersebut pergi melaut untuk mengepul ikan pada titik koordinat 03°35’00” S 111°41’00”E atau di Laut Jawa sekitar perairan Tanjung Puting, dengan heading :180,40° dan berjarak 45 Nautical Mile dari muara Teluk Kumai.

"Namun pada hari yang sama sekitar pukul 20.00 WIB, KM.Berkat Barokah hilang kontak. Setelah itu para teman dan kerabat korban berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Lantaran upaya pencarian masih belum berhasil, 4 hari kemudian atau kemarin mereka melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Pangkalan Bun," jelas Indra.

Indra menjelaskan, pada Selasa 8 Oktober 2019 sekitar pukul 22.00 WIB tim gabungan sudah berangkat melakukan pencarian di sekitar titik koordinat hilangnya kapal tersebut. "Tadi malam tim pencarian berangkat dari dermaga Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kumai. Hingga hari ini belum ada laporan dari tim di lapangan terkait ketiga nelayan tersebut,” ucapnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak