alexametrics

Pasukan TNI Siaga 1 Pasca-Teror Penembakan, Perbatasan RI-PNG Ditutup

loading...
Pasukan TNI Siaga 1 Pasca-Teror Penembakan, Perbatasan RI-PNG Ditutup
Pasca-teror suara tembakan yang terjadi di wilayah Perbatasan Republik Indonesia (RI) - Papua New Guinea (PNG), Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 713/Satya Tama siaga satu. Pasukan TNI yang berjaga diperbatasan PNG/iNews TV/Edy S
A+ A-
JAYAPURA - Pasca-teror suara tembakan yang terjadi di wilayah Perbatasan Republik Indonesia (RI) - Papua New Guinea (PNG), Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 713/Satya Tama siaga satu. Karena akibat tembakan tersebut Lettu Inf Sulaiman, Danki Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713 terkena Rekolset tembakan lawan di tangan kiri.

"Kita siaga, ya kita antisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan. Kita kawal kedaulatan perbatasan kita," kata Dansatgas Yonif 713/ST, Mayor Inf Dony Gredinand, Selasa (1/10/2019).

Terkait penutupan wilayah perbatasan, Dony menyebut agar warga tidak memasuki wilayah Tapal Batas hingga dinyatakan aman.



"Jangan sampai mereka masuk lantas pas selfy - selfy ada peristiwa. Kita antisipasi, jangan sampai ancaman mereka ke warga sipil terjadi disini," ucapnya.

Diakui Dony, setelah teror tembakan pada pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIT, pihaknya membentuk dua tim untuk menyisir di sekitar suara tembakan. Tidak ada proyektil peluru ditemukan, pun bekas tembakan pada Gedung PLBN (Pos Lintas Batas Negara). "Semua aman. Tidak ada proyektil yang kita temukan. Pelaku kabur ke arah PNG," timpalnya.

Dikatakan, peristiwa tersebut mirip dengan peristiwa serupa ditahun 2014. Teror lalu kabur ke PNG. Namun demikian pihaknya tetap memperketat penjagaan di wilayah perbatasan. "Kayak tahun 2014 lalu. Kita antisipasi saja," kata dia.

Untuk pelaku, diduga adalah Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata yang beroperasi di wilayah perbatasan negara. Kelompok ini bersembunyi dan melakukan kegiatan di negara tetangga PNG.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak