Korban Penembakan di Depan Kampus Unpad Mengaku Tak Punya Musuh

Rabu, 26 Agustus 2020 - 12:25 WIB
loading...
Korban Penembakan di...
Korban penembakan di depan kampus Unpad, tepatnya pertigaan Jalan Dipatiukur-Teuku Umar, Kota Bandung, Yoga Novan Yasin (23), merasa tak punya musuh. Foto/Tangkapan Layar Instagram
A A A
BANDUNG - Korban penembakan di depan kampus Unpad , tepatnya pertigaan Jalan Dipatiukur-Teuku Umar, Kota Bandung, Yoga Novan Yasin (23), merasa tak punya musuh. Yoga penasaran dengan para pelaku hingga tega melakukan kekerasan terhadap dirinya.

"Saya enggak ada masalah sama siapapun. Itu (pelaku) enggak tahu juga (enggak kenal)," katanya, Rabu (26/8/2020). Yoga mengemukakan, masih ingat peristiwa kekerasan berujung penembakan terhadap dirinya pada Senin (24/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB itu. (Baca juga: Ini Kronologi Aksi Koboi di Depan Kampus Unpad, Korban Yoga Ditembak 3 Kali)

Seingat Yoga, ciri-ciri fisik salah satu dari empat pelaku, berambut pirang, berpostur tubuh tinggi dengan rambut panjang. Sedangkan pelaku lain bertubuh lebih kecil, namun Yoga tidak ingat wajahnya. (Baca juga: Akhiri Dinasti Politik, 7 Parpol Berkoalisi Dukung Dadang-Syahrul Gunawan)

"Jadi awalnya, mereka (pelaku) menghadang saya sambil bilang 'naon pelang-pelong' (apa lihat-lihat). Setelah itu, mereka langsung memukuli saya dengan gagang pistol dan melakukan penembakan secara random," ungkapnya.

Menurut Yoga, senjata tersebut berbentuk mirip pistol warna hitam. Dari suara tembakannya terdengar seperti suara senjata air softgun. "Suaranya (tembakannya) enggak keras, cuma terdengar. Pelaku juga menembak saya beberapa kali mengenai punggung. Kata orang-orang dia (pelaku) nembak secara random sambil berputar," tutur mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Bandung ini.

Ditanya tentang temannya, Qataz, yang juga menjadi korban dalam peristiwa itu, Yoga mengungkapkan bahwa tidak tahu pasti di mana luka tembak yang dialami temannya itu.

Saat ini, kondisi korban masih merasakan sakit akibat luka tembak yang mengenai wajahnya. "Yang kerasa sih pusing, sama ini (luka) kan juga masih diperban," ungkapnya. Yoga telah melaporkan kejadian penembakan tersebut ke Polsek Coblong pada Selasa (25/8/2020) malam. Korban juga telah menjalani visum et repertum.

Seementara itu, Kapolsek Coblong Kompol Hendra Virmanto mengatakan setelah menerima laporan korban Yoga Novan Yasin pada Selasa (25/8/2020) malam, Polsek Coblong langsung menindaklanjuti dengan menerbitkan surat penyelidikan dan melakukan pra-rekonstruksi. "Kami semalam sudah lakukan pra-rekonstruksi dan memeriksa beberapa saksi," kata Hendra.

Hendra belum dapat menyimpulkan apapun terkait kejadian ini. Pihaknya masih memerlukan waktu, untuk melakukan penyelidikan, mencari titik terang, guna mengindetifikasi pelaku penembak misterius tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yoga menceritakan kronologi kejadian melalui akun Instagram @yoganovan. Sebelum terjadi penembakan, sekitar pukul 23.00 WIB, dia bersama temannya Qataz berencana pulang setelah mengunjungi kedai angkringan yang tak jauh dari lokasi kejadian penembakan.

Yoga dan Qataz berboncengan motor meninggalkan kedai. Baru saja menjalankan motor sekitar 30 meter, Yoga dan temannya itu dipepet dan ditendang oleh pengendara motor Yamaha N-Max. Pelaku menodongkan senjata jenis pistol.

"Kami berdua dihadang oleh laki laki memakai motor N-max abu-abu dan menodongkan pistol berwarna hitam/hand gun, saya berhenti dan bertanya 'ada apa'," kata Yoga.

Saat itu, ada empat pelaku yang menghadang korban. Dua orang lain yang mengendarai motor Honda Beat mengepung, Yoga dan temannya. Pelaku memukul kepala korban menggunakan gagang pistol.

"Saya sempat melawan keempat pelaku. Namun saat saya sedang berusaha membela diri, saya melihat teman saya sedang di pegangin oleh satu orang dan keningnya ditodong senjata, saya langsung berusaha menyelamatkan teman saya," ungkap Yoga.

Saat menarik temannya yang dalam kondisi ditodong pistol, salah seorang pelaku menembak korban. "Saya pegang tangan yang mau menembak, tapi teman pelaku menembak saat saya lengah, tepat di bagian muka bawah mata dan pinggir hidung, jaraknya kurang dari 5 cm, menyebabkan saya hilang kendali," tutur Yoga.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Berita Terkini
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved